Wakapolres Nisel Pimpin Personil Nisel Timbun Dan Tutup Jalan Rusak Berlubang Di Lahusa.

Berita97 Dilihat

Laskarmedia.com–Nias Sseltaan, Kondisi ruas jalan lintas yang menghubungkan antara kecamatan somambawa dengan Kecamatan Lahusa ada yang sedikit perlu diperhatikan.

Jalan utama yang biasanya di lewati masyarakat tersebut terlihat berlubang,dan dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara sepeda motor ataupun pengendara kendaraan roda empat. Dimana jalan tersebut merupakan akses utama bagi seluruh masyarakat Nias Selatan jika ingin bepergian ke Kota Gunung Sitoli.               

           

Melihat kondisi jalang yang rusak akibat berlubang dan digenangi air hujan, Persojil polres Nias Selatan,dipimpin oleh Wakapolres Nias Selatan Kompol Arius Zega, melakukan bakti sosial untuk membantu masyarakat guna menimbun ruas jalan yang rusak akibat berlubang.

Jumat, (17/05/2024) Kegiatan bakti sosial timbun jalan berlubang yang dilaksanakan oleh Polres Nias Selatan itu di pimpinn langsung oleh Wakapolres Nias Selatan Kompol Arius Zega dengan membawa personil sekitar 25 orang.

Melalui Wakapolres Nias Srlatan Seltan, Kapolres Nias Selatan Akbp Boney Wahyu Wicaksono, S.I.K mengatakan bahwa kegiatan bansos yang dilakukan tersebut merupakan wujud polri peduli keselamatan berlalulintas masyarakat, dengan membantu masyarakat guna menekan angka kecelakaan karena ada jalan yang berlubang.

Perbaikan dengan menimbun kembali jalan yang berlubang ini sebagai upaya bersama guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sekaligus terjalinnya hubungan yang baik antara Polri dengan masyarakat,” ucapnya.

Menurut Kapolres hal ini dilakukan karena lokasi tersebut rentan terjadi kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi sering menghindari lubang di jalan.

“Apalagi disaat musim hujan dimana lubang pada jalan tersebut tertutup oleh genangan air sehingga kondisi lubang tidak terlihat oleh pengguna jalan yang melintas,” terang Waka

“Kegiatan penimbunan ini kami lakukan selama satu hari dengan menggunakan mobil bak terbuka atau pick up untuk mengangkut batu dan tanah timbunan,” jelas Wakapolres

(LM-014/Humpolnisel)