Akan Ditinjau Bupati Gedung SDN Buaran Mangga 4 Mulai Dibersihkan

Laskarmedia.com, kabupaten Tangerang, – Gedung SDN Buaran Mangga 4 Kecamatan Pakuhaji mulai dibersihkan oleh para dewan guru, setelah hampir 8 tahun gedung yang dibangun dari APBD Kabupaten Tangerang itu tidak difungsikan, sehingga banyak di tumbuhi rumput liar akibat lama terbengkalai.

Kegiatan bersih-bersih itu dipimpin oleh Kordinator wilyah (Korwil) Pengawas SDN kecamatan Pakuhaji yang didampingi Ketua PGRI Kecamatan Pakuhaji, nampak hadir pula di area gedung SDN Buaran Mangga 4, Ketua forum komunikasi sekolah SD kecamatan pakuhaji, ketua Gugus Pakuhaji, ketua Kwaran pakuhaji dan Dewan guru.

Koordinator wilyah (Korwil) Pengawas SDN kecamatan Pakuhaji Iva Budi Sofiyani mengatakan, kegiatan bersih-bersih ini adalah tanggung jawab pihaknya sebagai insan pendidikan, untuk merawat aset yang ada di kecamatan Pakuhaji.

“Kebetulan saya kan disini baru satu bulan, jadi baru tau kalau ada sekolah yang terbengkalai,” kata Iva Budi Sofiyani saat di temui di area gedung SDN Buaran Mangga 4, Sabtu (29/10/2022).

Iva mengungkapkan, awalnya ia berpikir, sudah disiapkan sekolah tetapi kenapa tidak mau direlokasi, setelah ia meninjau langsung ke lokasi gedung SDN Buaran Mangga 4 ternyata memang benar kalau jarak antara sekolah dengan pemukiman warga itu sangat jauh.

“Ternyata kalau untuk anak SD memang terlalu jauh, karena secara fisik sekolah ini terlalu jauh, secara keamanan juga mengkhawatirkan, apalagi kalau cuaca tidak memungkinkan, sudah mau sekolah saja sudah bersyukur,” ungkapnya.

Kendati demikian, lanjut Iva, sebagai pegawai pihaknya akan selalu siap jika memang akan di relokasi ke sekolah ini, karena dirinya hanya sebagai pelaksana bukan pemutus atau pemberi kebijakan, ada pun kekurangan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas.

“Saya juga sebelumnya tugas di Kronjo ada juga sekolah yang terbengkalai seperti ini yaitu SDN Pagenjahan 2, dulu pernah dipaksakan relokasi ternyata akhirnya tidak ada yang mau anak-anaknya pada pindah sekolahnya” tuturnya.

“Yang di penggenjahan mah tidak terlalu parah seperti ini, malah dekat ke perkampungan, kalau ini mah parah jauh kemana-mana tapi kami yang namanya pegawai tidak bisa maksa juga kepada orangtua murid untuk anaknya sekolah disini. Namanya pendidikan orangtua lebih berhak atas pendidikan anak-anaknya,” sambung Iva mengakhiri.

Dilokasi yang sama, Ketua PGRI Cabang Kecamatan Pakuhaji Uci Sanusi mengatakan, kegiatan kerja bakti bersih-bersih gedung sekolah SDN Buaran Mangga 4 ini merupakan tindak lanjut dari hasil musyawarah yang dilakukan oleh pihaknya dengan beberapa organisasi guru yang ada di kecamatan Pakuhaji.

“Kegiatan bersih-bersih ini terkait rencana adanya kunjungan dari Dinas pendidikan kabupaten Tangerang untuk kroscek ke lapangan terkait bangunan SDN Buaran Mangga 4 yang kurang lebih sudah hampir 8 tahun terbengkalai sejak di bangun tahun 2015 dan selesai tahun 2016,” ujarnya.

Uci juga mengatakan, rencananya pada tahun pelajaran 2016 -2017 lalu, gedung SDN Buaran Mangga 4 itu akan dipergunakan ternyata sampai saat ini gedung tersebut belum difungsikan.

“Karena memang masyarakat Rawa Saban, masyarakat Sugri dan sekitarnya tidak mau, karena memang letaknya sangat jauh dari pemukiman, jadi bukan hanya peserta didik, orang tua dan guru juga enggan melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang jauh dari pemukiman,” jelas Uci.

“Terkait dari kerja bakti ini merupakan partisipasi kami semua, karena kami tidak mau disalahkan apabila nanti kedatangan orang tua kami di dinas, bahkan mungkin rencananya akan ada pak Sekda dan pak Bupati juga mau ngontrol terkait SDN Buaran Mangga 4,” tandasnya. (LM-153)Muhamad romli.