Puluhan Warga Desa Hilina’a Kecamatan Alasa Talu Muzoi Kabupaten Nias Utara Menjadi Korban Aplikasi Minner APP

Berita, Daerah5396 Dilihat

Laskarmedia.com, Nias Utara – Yosefo Hia, seorang oknum yang merupakan pemain suatu aplikasi Minner APP. Asal dari kabupaten Nias Barat Sumatera Utara. Berdasarkan pengakuan mereka kepada korbannya, Yosefo Hia beralamat di Jakarta. Kemudian sepasang oknum suami isteri, bernama Bowosokhi Zebua (34) tahun yang merupakan ipar kandung Yosefo Hia, yang menurut pengakuan mereka juga tinggal di Jakarta, Tangerang, Depok bersama isterinya Siti Fatimani Hia (33) tahun (adik kandung Yosefo Hia).

Pada awal tahun 2021, Bowosokhi Zebua dan isterinya Siti Fatimani Hia, datang dari Jakarta ke Nias tepatnya pada bulan Januari 2021, bertujuan untuk mensosialisasikan sebuah bisnis milenial yaitu ‘aplikasi Minner APP’ yang katanya menguntungkan, bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Dan dengan jaminan apabila perusahaan Minner APP tersebut mengalami
bangkrut, mereka (Bowosokhi Zebua dan isterinya Siti Fatimani Hia) siap dan bersedia mengembalikan sepenuhnya uang modal yang mereka terima itu, yang telah dititipkan sebagai modal di Aplikasi Winner APP.

Demikian Disampaikan oleh Bapak Martinus Zebua (Ama Viran Zebua) kepada media ini yakni wawancara via VC pada hari Selasa, 22/02/2022, sekitar pukul 14.00 wib, mengatakan “Bang kami telah ditipu dan uang kami telah dibawa lari oleh Bowosokhi Zebua dan isterinya Siti Fatimani Hia. Hingga kita berbicara ini, tidak bisa berkomunikasi dengan mereka, sudah beberapa kali kami hubungi, tidak terhubung dengan nomor telepon mereka” ujar Ama Viran Zebua, sambil meneteskan air mata, disaksikan oleh awak media di VC itu.

Kronologis yang dialaminya tersebut bahwa mereka merasa telah tertipu, bermula sejak hari Kamis, tanggal 10/02/2022, mereka pergi dari Nias ke Sibolga, dengan alasan ada banyak anggota yang akan mendaftar lagi di Sibolga dan tidak mampu menangani sendiri, makanya harus mendatangkan iparnya Bowosokhi Zebua dari Nias Utara,” jelas Martinus Zebua.

Kemudian sesuai pengakuan Zebua, bahwa “aplikasi tersebut masih aktif sampai hari Minggu tanggal 13/02/2022. Dan mulai Senin, tanggal 14/02/2022, hanya hp oknum Bowosokhi Zebua yang aktif, aplikasi Minner APP tidak lagi. Dan hari Rabu, tanggal 16/02/2022, aplikasi Minner APP tersebut langsung hilang/tenggelam, tidak muncul lagi sebagaimana biasanya dari peredaran google,” sebutnya.

Dilanjutkan lagi berdasarkan penuturan saudara Martinus Zebua (58) tahun, desa Hilina’a kecamatan Alasa Talu Muzoi Kabupaten Nias Utara, provinsi Sumatera Utara. Program ini, “kami ini merasa dirugikan dan ditipu oleh Bowosokhi Zebua dan Siti Fatimani Hia akibat dijerumuskan melalui aplikasi Minner APP nya tersebut. Dengan program yang mereka bawa itu, kami telah menyerahkan uang kepada Bowosokhi Zebua, awalnya sebesar Rp.22.000.000 pada pertengahan bulan Mei (tanpa bukti tanda terima/kwitansi Penerimaan) dan hanya modal percaya saja katanya, dengan iming-iming bonus 10% dari modal setiap bulan akan dibayar kepada pemilik saham/modal,” tandasnya.

Diduga memainkan skenario, atas desakan dan rayuan Bowosokhi Zebua kepada Martinus Zebua, maka untuk seterusnya pada akhir bulan Desember 2021, uang sebesar Rp. 10.000.000 kembali diserahkan kepada Bowosokhi Zebua sebagai tambahan modal kata Bowosokhi Zebua,” ungkap Martinus Zebua.

Terkait dengan peristiwa itu, selain Martinus Zebua masyarakat yang telah menyerahkan uang sebagai modal melalui aplikasi Minner APP tersebut, antara lain, sebagai berikut:

  1.  Agustinus Zebua (Ama Iven Zebua) Rp. 20.000.000. (pinjaman dari CU KSP3 Cabang Alasa)
  2. Tema’aro Zebua (Ama Melvan Zebua) Rp. 40.000.000. ini pun hasil pinjaman dari CU KSP3 Cabang Alasa sesuai pengakuan ybs.
  3. Delianus Zebua (Ama Nelga Zebua) Rp. 40.000.000 (sumber CU dan Arisan).
  4. Eliada Zebua (Ama Richard Zebua) Rp. 10.000.000.
  5. Arolida Telaumbanua (Ama Farel Telaumbanua) Rp. 28.000.000.
  6. Irman Zebua Rp. 60.000.000. (pinjaman dari BRI Unit kecamatan Alasa)
  7. Cerahmat Zebua Rp. 50.000.000 (pinjaman dari BRI Unit kecamatan Alasa) dan masih ada puluhan orang lagi banyaknya yang telah menjadi korban yang lain masih belum ditulis namanya di media ini.

Untuk itu, kepada pemerintah, khususnya pihak kepolisian Republik Indonesia, agar memfasilitasi kami menemukan oknum ini. Bagi yang mengenal dan mengetahui keberadaan orang ini agar dilaporkan kepada pihak kepolisian terdekat. Dan dapat menghubungi nomor telepon saya an. Martinus Zebua di nomor +62 852-0723-8961.

“Pada kesempatan ini, kami memohon bantuan pihak kepolisian agar menangkap oknum pelaku penipu berlogo aplikasi Minner APP ini, setidaknya bisa mengembalikan uang kami, dan bisa membayar kembali pinjaman kami di CU, Bank BRI dan Arisan kami. Nomor telepon saya ini +62 852-0723-8961,” harapnya mengakhiri.*** (LM-185)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *