Pembangunan Jalan Tol ke Bandung Selatan, Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Berita, Daerah1040 Dilihat

Dadang Supriatna, Bupati Bandung. /Tangkapan layar Zoom Meeting/Klarifikasi PRMN

Laskarmedia.com, Bandung-Jabar. Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat terus berbenah diri untuk meningkatkan perekonomian.
Pembangunan sektor pariwisata di wilayah Kabupaten Bandung terus mengalami perkembangan cukup pesat.

Namun belum mendapatkan dukungan infrastruktur yang dapat mempermudah akses serta meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat kawasan Kabupaten Bandun di wilayah selatan.

Kami terus mendorong agar segera terealisasi pembangunan jalan tol di kawasan Kabupaten Bandung wilayah selatan.

Mulai dari Soreang Pangalengan, Gabung, Ciwidey, hingga ke Cidaun Kabupaten Cianjur,” ungkap Bupati Bandung Dadang Surpriatna pada acara Klarifikasi Bersama Bupati Bandung Dadang Surpriatna di Forum Pimred PRMN, bertajuk Bandung, di Kabupaten Kami Tidur dan di Kota Kami Bekerja.

Pemkab Bandung terus mendorong embangunan ruas jalan tol ke Kementerian PUPR bukan hanya akan mengangkat sektor pariwisata saja, tapi juga sektor lainnya.

Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR, tentunya untuk mengangkat perekonomian masyarakat di sana, karena di wilayah Pangalengan, Gambung, Ciwidey bukan hanya tempat-tempat pariwisatanya yang indah, tapi juga sebagai sentral penghasil buah dan sayuran, kata Dadang Supriatna.

Menurut Dadang untuk proyek tol selaan ini tidak hanya bisa dilakukan oleh Pemkab Bandung saja tapi juga dengan Pemprov Jabar. Sebab di kawasan itu ada pula jalan yang berstatus jalan provinsi.

Dikatakan Dadang Supriatna, kehadiran akses tol menuju kawasan wilayah selatan Kabupaten Bandung selain akan meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian juga mempercepat waktu jarak tempuh. Seperti halnya ruas tol Soroja, mampu memperpendek jarak tempuh Bandung ke Kabupaten Bandung yang biasanya harus melewati Jalan Kopo yang macet, kini bisa dipersingkat, ujar Dadang Supriatna.

Selain akses jalan tol menuju kawasan Kabupaten Bandung wilayah selatan, Dadang Supriatna juga berharap pemeliharaan dan peningkatan ruas jalan di sejumlah wiayah Kabupaten Bandung.

Seperti kemacetan di ruas Jalan Banjaran, Majalaya, Kopo dan lainnya, selama ini warga tahunya kalau jalan itu ada di wilayah Kabupaten Bandung dan menjadi tanggungjawab kami, padahal kewenangan ada di tingkat provinsi atau pusat, kalaupun kami bisa mengambil kebijakan tapi nanti disalahkan karena bukan kewenangan, terang Dadang Supriatna.

Untuk menanggulangi kemacetan di sekitar wilayah Soreang menurut Dadang Supriatna, telah dilakukan peningkatan jalan dan dibuat jalan lingkar.

Sementara untuk di Kecamatan Majalaya, Ciparay dan Banjaran masih terkendala masalah teknis, kalau untuk Majalaya pembebasan lahan sudah selesai, ujar Dadang Supriatna.

Kemacetan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung menurut Dadang Supriatna tidak dapat dihindari sebagai dampak pembangunan dan pengembangan kawasan perumahan ataupun pemukiman maupun kawasan usaha dan kawasan industri.

Selain itu kemacetan yang kini sangat dirasakan warga Kabupaten Bandung, karena wilayahnya kini menjadi kawasan pemukiman atapun perumahan yang sangat ideal dan sangat terjangkau, banyak warga yang bekerja di Kota Bandung, Cimahi atau daerah lainnya tapi memilih tinggal di Kabupaten Bandung, ujar Dadang Supriatna.

Dalam upaya pengembangan kewilayahan di Kabupaten Bandung menurut Dadang Supriatna, pihaknya sudah melakukan kajian bersama dengan ITB. Hasil kajian ilmiah yang dilakukan merupakan pembangian zona kewilayahan.

Sudah saatnya wilayah Kabupaten Bandung ini ada zona pemukiman, zona industri, zona perkebunan dan pertanian.

Jangan sampai dikawasan industri seperti Majalaya dan Ciparay ada perumahan atau sebaliknya, yang tentunya ini akan menimbulkan dampak lingkungan bagi warga perumahan, ujar Dadang Supriatna, yang berharap dalam kepemimpinan dirinya bersama Sahrul Gunawan sejumlah janji politik dapat terealisasi. (LM-195)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *