Massa umat Islam Bogor geruduk holywings

Berita, Daerah, Peristiwa465 Dilihat

Laskarmedia.com – Bogor . Massa umat Islam Bogor menggeruduk tempat hiburan malam Holywings di jalan Padjajaran, Kota Bogor pada Sabtu siang (25-6-2022).

Terpantau langsung oleh wartawan Laskar media, massa berdatangan dari siang hingga sore persis di depan holywings.

Massa yang berada di lokasi sambil meneriaki ‘Tutup holywings yang sudah menyakiti umat Islam’.

“Lalu lintas pun di sekitar lokasi aksi umat Islam bogor sempat macet, karna aksi tepat di depan holywings yang berada di pinggir jalan.

Dan salah satu peserta aksi tersebut berorasi di sambung dengan bersholawat. (25/6/2022)

“Kita di sini datang dengan aksi damai tidak akan anarkis, kita datang hanya ingin menuntut izin hollewing di cabut, dan bebaskan kota Bogor dari miras.” Ujar salah satu peserta aksi yang berorasi di depan Holywings. Sabtu (25/6/2022).

Dan menambahkan ” Setelah kita gruduk, Holywing Bogor di segel, kita tunggu 14 hari ke depan, bila mana tidak di tutup dan tidak di cabut izin nya, maka umat Islam Bogor Raya akan turun kembali besar besaran.(25/6/2022)

Di lihat dari lokasi tersebut, aksi masa yang mendatangi hiburan malam terlihat sepi / tutup.

“Aksi massa yang menuntut holywing di cabu izin usaha nya berawal dari unggahan promosi minuman Alkohol Gratis bagi yang bernama “Muhammad dan Maria”.

Dalam unggahan instragam Story’ yang viral tersebut menyebutkan bahwa “orang yang bernama Muhammad akan mendapatkan satu botol Gordon’s Dry Gin.

Dan perempuan yang bernama Maria mendapatkan satu botol Gordon’s Pink di setiap hari Kamis.

Unggahan tersebut langsung viral dan dapat kecaman dari para netizen yang melihat unggahan tersebut.

“Akhir akhir ini, semakin banyak pelecehan atau penghina agama, mungkin karna kurang rasa kepedulian umat terhadap agama nya dan kurang ketat nya aturan hukum di negri ini.
Sehingga membuka peluang mereka untuk melecehkan baik di sengaja atau pun tidak.

Tuntutan hari ini sudah sangat tepat, meminta agar izin di cabut walaupun kata pihak aparat, tempat tersebut sudah di segel dan beberapa orang sudah di tangkap, namun aktor utama nya kita pastikan kemungkinan masih bebas. Karna tidak mungkin pemilik suatu usaha tidak tau atas rencana / cetusan dalam usaha nya. ujar bang Huda peserta aksi kepada wartawan laskarmedia.com. LM 203.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *