Kisah Seorang Ayah Bersama Anaknya

Motivasi364 Dilihat
LaskarMedia.com : Seorang ayah ingin mengajarkan kepada anaknya sejak dini, ia baru duduk di kelas 3 SD, untuk mengatur uang jajannya… Seorang anak diberi uang Rp. 30.000,-/minggu (termasuk ongkos ojek). Biasanya uang tersebut diberikan sang ayah sehari sebelum anaknya masuk sekolah…..
 
Pada waktu pagi mereka berdua hendak jalan – jalan ke kota untuk menikmati liburan. Sebelum berangkat, tak lupa sang ayah memberikan uang jajan mingguan anaknya dengan tiga lembar uang rp. 10.000,-. Dan uang tersebut disimpan rapi dalam saku celanannya.
 
Ditengah keasyikan sang ayah dan anaknya menikmati hari libur mereka, tiba-tiba keduanya dikejutkan dengan kedatangan seorang kakek pengemis yang telah tua renta sambil memelas…
 
Tak tega melihat sang kakek tua yang memelas itu, sang anak dengan sigap langsung mengeluarkan 3 lembar uang rp. 10.000,- dari saku celana dan diberikan semuanya…..
 
Kontan saja kakek pengemis ini terlihat sangat senang seraya mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang tak terkira kepada sang anak dan ayahnya ini…….
 
Setelah si kakek tua berlalu, sang ayah bertanya :”Sayang… kenapa kamu berikan semua uangmu untuk kakek itu? Bukankah satu lembar saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hingga nanti malam……..?
 
Ayah…. kalau kakek tua itu ikhlas menerima sedikit, maka aku ikhlas untuk memberikan yang lebih besar….! Jawab anaknya dengan wajah tersenyum…
Tuk…! Hati sang ayah langsung tersentak kaget mendengar jawaban tersebut.
Nah…! Terus uang jajanmu untuk seminggu ke depan bagaimana…? Tanya sang ayah mencoba mengujinya.
Kan aku masih punya ayah dan bunda…!
 
Tidak seperti kakek tua itu yang mungkin hanya hidup sebatangkara di dunia ini… Jawab anaknya.
Kenapa kamu begitu yakin kalau ayah dan bunda akan mengganti uang jajanmu…? Ayah tidak janji loh…! kembali sang ayah mengujinya.
Kalau ayah merasa bahwa aku adalah amanah dari Allah yang dititipkan kepada ayah, tidak mungkin ayah tidak mengasihiku. (EBN)
SELAMAT BERAKTIVITAS…GBU.😀😀😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *