Aktivis gamari sorot dan akan laporkan proyek green forest residence Pekanbaru

Daerah276 Dilihat

Laskarmedia,com, Pekanbaru — Aktivis Presidium Pusat (PP) Gabungan Aksi Mahasiswa Alumni Riau (GAMARI) hari ini, Rabu (13/10/2021) melakukan Giat Observasi ke Jalan Duyung, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai.

Giat Observasi itu dilakukan persis di depan Pintu Gerbang Proyek Pembangunan Perumahan Mewah (Elite) Green Forest Pekanbaru.

Informasi yang berhasil dihimpun, bahwa Pelaksanaan Proyek tersebut diduga kuat Melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru, tentang Ruang Tata Kelola dan Jalan.

Ketua PP Gamari, Lharsen Yunus mengatakan bahwa tim investigasi Gamari langsung cek Lapangan dan memperoleh hasil proyek green forest ini bukan sekedar indikasi, melainkan sudah ada unsur Kesengajaan untuk Melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Dapat dibayangkan, sepanjang Tanah di atas Proyek tersebut, drainase di Cor Habis oleh pengembang Green fores. Lharsen Yunus sangat menyayangkan dengan membuat buat Taman diatas drainase yang menurutnya bagus, tapi justru Menyalahi aturan yang ada.

Menurut Alumnus Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu, bahwa Kondisi dicornya Drainase sepanjang itu sangat Menyalahi Aturan. Ditinjau dari sudut manapun, Proyek Pengecoran Drainase itu mesti diusut tuntas.

Lharsen juga melanjutkan bahwa tak ada jalan lain, sebelum Laporan Surat Resmi Pengaduan Masyarakat dilayangkan, PP Gamari meminta dan memohon kepada Institusi Penegak Perda, dalam hal ini Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Pekanbaru untuk segera menertibkan sekaligus Menghancurkan Coran tersebut.

Sampai diterbitkannya berita ini, Aktivis Jebolan Sospol Universitas Riau itu berencana akan Menghimpun seluruh elemen masyarakat yang menjadi Korban atas Praktek menyalahi aturan tersebut. Gelombang Perlawanan masyarakat setempat mesti menjadi Atensi bersama. Agar proses Pembongkaran Coran diatas Taman Green Forest Residence itu segera di Tindaklanjuti.

Ketua PP Gamari meminta kepada Pak Wako Pekanbaru dan juga Pak Kasatpol PP, Iwan Simatupang untuk dapat turun melihat kondisi ini. Jangan tunggu datang Banjir, baru semua sibuk jadi Pahlawan Kesiangan. Lharsen Yunus juga melanjutkan bahwa Kok bisa-bisanya Drainase dicor sepanjang ini. Kalau hanya sekedar untuk Jembatan tidak menjadi persoalan tapi ini secara keseluruhan disulap jadi Taman.tim (LM-103)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *