Rangkap Jabatan Kepala Desa Sukaluyu Bungkam

Berita162 Dilihat

Laskarmedia. Com: Karawang – Polemik mengenai rangkap jabatan Heri Herdiana sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Sukaluyu dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Jatisari terus bergulir dan menarik perhatian publik. Ironisnya, Kepala Desa Sukaluyu, Lina Herlina, yang mengangkat Heri Herdiana sebagai Sekdes, tidak memberikan respon apapun terhadap isu ini. Publik, termasuk Sekretaris Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Aan Karyanyo, mengkritik keras situasi ini”Data yang dihimpun menyebutkan bahwa Heri Herdiana merupakan kakak kandung Kepala Desa Lina Herlina. Selain itu, Riky Sambada, Bendahara Desa, adalah keponakannya. Tak heran jika segala permasalahan yang menyangkut Heri Herdiana dilindungi oleh Lina Herlina, termasuk isu rangkap jabatannya sebagai pendamping PKH.12/6/2024.

Sulit untuk menghubungi Lina Herlina guna meminta konfirmasi. Bahkan, awak media kesulitan menghubunginya melalui telepon selulernya. Hal ini mengundang kecurigaan mengingat Lina Herlina mengelola dana desa sejak 2021 yang jumlahnya mencapai sekitar Rp 4 miliar untuk berbagai program seperti ADD, Banprop, DBH, dan DD. Terdapat dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan dana tersebut.

Desa Sukaluyu yang membawahi kawasan industri dengan sekitar 84 pabrik memiliki CSR yang besar, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi markup dalam pembangunan di wilayah desa. Hal ini membuka peluang tumpang tindih antara dana CSR, Dana Desa, dan Aspirasi DPRD,Inspektorat maupun BPK perlu segera memeriksa penggunaan dana desa di Sukaluyu, termasuk ADD dan DBH dari APBD Karawang serta Banprop dari Provinsi. Publik tidak heran jika Kepala Desa melindungi Sekdesnya yang juga kakak kandungnya, mengingat Heri Herdiana yang mengatur seluruh anggaran desa.

Kabid Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Asep Achmad, menyatakan pihaknya telah mengadakan rapat dengan mengundang Heri Herdiana beserta Camat Jatisari dan Camat Teluk Jambe Timur untuk menyelesaikan polemik tersebut”Hasil dari rapat tersebut, Heri Herdiana menegaskan memilih sebagai pendamping PKH, dan kami sudah mengirimkan surat ke Kementerian Sosial terkait keinginan yang bersangkutan untuk tetap menjadi pendamping PKH,” ujar Asep.

Di tempat terpisah, Camat Teluk Jambe Timur M. Saefullah mengatakan bahwa pihaknya sudah memanggil Heri Herdiana untuk menegaskan pilihan jabatannya, dan yang bersangkutan memilih jabatan sebagai Sekdes dengan surat pernyataan tertulis dan ditandatangani langsung.Ketika ditanya apakah Heri Herdiana akan diberhentikan sebagai Sekdes, Saefullah menegaskan hal tersebut merupakan wewenang Kepala Desa Sukaluyu Lina Herlina untuk segera ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku”Camat tidak memiliki wewenang dalam mengangkat dan memberhentikan perangkat desa, termasuk Sekdes. Camat hanya menerima usulan dari kepala desa,” ujar Saefullah kepada awak media di ruang kerjanya.

Saefullah juga menambahkan bahwa pihaknya sudah beberapa kali rapat dengan Dinsos mengenai rangkap jabatan Sekdes Sukaluyu atau pendamping PKH. Tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan Kepala Desa.Selain itu terdapat dugaan manipulasi data perangkat desa. Berdasarkan pantauan media, nama-nama yang sekarang bertugas tidak sesuai dengan SK yang diajukan ke DPMPD.(lm 139)