Mulai Bulan Ini, Tanah HGU-HGB Telantar Dicabut Sertifikatnya

Foto: Presiden Joko Widodo

Laskarmedia.com, Medan–Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mencabut sertifikat hak guna usaha (HGU) dan hak guna bangunan (HGB) telantar untuk digunakan bagi kepentingan negara. Hal ini akan dilakukan mulai bulan ini atau paling lama Januari 2022.

“Akan kami lihat HGU dan HGB yang ditelantarkan semuanya. Mungkin bulan ini atau bulan depan akan saya mulai cabut satu per satu,” ungkap Presiden pada Pembukaan Kongres Ekonomi Umat Islam II, Jumat (10/12/2021).

Dia tak menyebut secara pasti berapa sertifikat HGU dan HGB yang akan dicabut. Hal yang pasti, jumlahnya sangat banyak. “Yang ditelantarkan ini banyak sekali,” katanya.

Kepala Negara mengatakan, rata-rata HGU diberikan untuk masa waktu lebih dari 20 tahun dan 30 tahun. Namun, tanah tersebut tak produktif. “Konsesinya diberikan sudah lebih 20 tahun, 30 tahun lebih. Tidak diapa-apakan, sehingga kami tidak bisa memberikan ke yang lain,” jelasnya.

Dia menyebutkan, Indonesia sudah memiliki bank tanah saat ini. Dengan demikian, lahan-lahan yang akan dicabut sertifikat HGU dan HGB-nya itu akan masuk dalam daftar bank tanah.

“Akan banyak nanti bank tanah kita. Sudah ada yang mengomandani, ada banyak sekali yang kami cabuti,” tegasnya.

Di sisi lain, Presiden mengaku siap mencarikan lahan bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun, lahan itu harus digunakan untuk kegiatan produktif.

“Kalau Bapak Ibu sekalian ada yang memerlukan lahan dengan jumlah sangat besar, silakan sampaikan kepada saya. Akan saya carikan, akan saya siapkan. Berapa? 10 ribu hektar? 50 ribu hektar?” ujarnya.

Hanya saja, masyarakat yang butuh lahan besar itu tak bisa memilih lokasi. Jika Presiden memberikan lahan di provinsi A, maka masyarakat harus terima.

“Tapi jangan menunjuk. Pak, saya yang di Kalimantan saja. Jangan! Saya yang memutuskan. Oh, bapak butuh 10 ribu hektare ya? Saya berikan, ada nih di Sumatera. Oh, 50 ribu hektare? Saya ada nih di Kalimantan, silakan,” jelas Presiden. (LM-009)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *