Kades Lolomaya Faomanaso Laia, S.Pd Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Masyarakat Melalui Rapat Dengar Pendapat Dengan BPD

Berita438 Dilihat

www.Laskarmedia.com, Nias Selatan — Kisruh yang terjadi antara Kepala Desa Lolomaya dengan Pengurus BPD selama dua Minggu terakhir berakhir dengan permintaan maaf yang disampaikan oleh Kepala Desa Lolomaya Faomanaso Laia, S.Pd pada Rapat Dengar Pendapat yang digelar oleh Pimpinan BPD Lolomaya Hari Selasa 16/10/2023  di Kantor Balai Desa Lolomaya.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri oleh para Pemangku Kepentingan di Desa Lolomaya mengikuti dengan seksama dan mencermati penjelasan Kepala Desa tentang Tudingan bahwa BPD yang baru saja dilantik oleh Camat pada Tanggal 3 Oktober 2023 yang lalu tidak mendukung program pemerintah Desa Lolomaya.

Dalam Pemaparan Ketua BPD saat memberikan arahan Rapat Dengar Pendapat menyampaikan kepada Kepala Desa sejumlah pertanyaan guna meminta klarifikasi dari Kepala Desa atas pernyataannya yang menuduh BPD tidak mendukung Pemerintah Desa Lolomaya, BPD mempertanyakan Kapasitas Panitia Penjaringan BPD mengundang masyarakat untuk membahas Perubahan APBDes Ta. 2023.

Setelah mengajukan beberapa pertanyaan kemudian Kepala Desa memberikan pernyataan klarifikasi atas beberapa pernyataanya terkait isu yang berkembang ditengah masyarakat termasuk pencatutan nama Camat dalam acara peresmian sambut pisah BPD di Desa Lolomaya yang seolah Camat yang memerintahkan.

Faomanaso Laia, S.Pd mengakui bahwa pernyataannya tersebut akibat dari kesalah pahaman yang terjadi diantara kami dengan pengurus BPD, Saya selaku Kepala Desa sudah terlanjur menjanjikan kepada masyarakat bahwa setelah Pelantikan BPD dikantor Camat akan dilaksanakan acara Temu Pisah dengan Pengurus BPD periode sebelumnya dengan BPD periode 2023-2029. Inilah yang menyebabkan sumber masalah yang membuat saya menyatakan Seolah BPD menolak bekerjasama.

Faomanaso Laia, S.Pd mengakui bahwa benar Pengurus BPD yang baru dilantik keberatan dengan pembiayaan yang saya sampaikan kepada mereka pada saat rapat Koordinasi, karena menyangkut keinginan masyarakat merayakan kebahagiaan atas dilantiknya BPD kegiatan tersebut tetap saya laksanakan atas nama Pemerintah Desa pada Hari Senin Tanggal 16 Oktober 2023 di Balai Desa.

Kepala Desa mengakui bahwa acara Temu Pisah yang disertai dengan pembahasan Perubahan APBDes 2023 merupakan sebuah kesalahan yang mestinya tidak digabungkan.

Pada kesempatan itu Pimpinan BPD menegaskan bahwa setiap pembahasan menyangkut Peraturan Desa termasuk Pembahasan anggaran merupakan hak dan kewajiban BPD “kami ingatkan kepada kepala Desa agar Draf PAPBDES segera disampaikan kepada BPD agar bisa kami bahas dan kita tetapkan bersama supaya roda pemerintah berjalan lancar”.

Beberapa tokoh masyarakat menyampaikan pandangannya dan berharap BPD dan Kepala Desa menjalin hubungan yang harmonis demi jalannya pemerintahan yang bersih sehingga Desa Lolomaya menjadi desa yang maju.

Kepala Desa menjanjikan akan kembali menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat desa Lolomaya dengan mengundang kembali dan melakukan acara syukuran sebagai pemersatu masyarakat desa yang sempat terblok akibat pernyataan saya sebelumnya.

Saya mengajak BPD dan seluruh tokoh untuk bergandengan tangan membangun Desa Lolomaya dan akan memperbaiki hal-hal yang dianggap masyarakat kurang baik dalam pelayanan selama ini. 

Salah seorang tokoh Pemuda Peniaro Laia menyampaikan harapannya agar Kades berlaku tidak pilih kasih dalam pelayanan masyarakat dan berharap Pemerintah Desa memberikan pelayanan Prima kepada maysarakat. 

Sebagai akibat viralnya pemberitaan Desa Lolomaya beberapa Minggu terakhir Kades mengatakan Rabu 18/10/2023 sekita pukul 09.00 Wib akan menghadap Pak Camat bersama BPD guna klarifikasi kesalahpahaman yang terjadi di desa Lolomaya. 

Dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini digelar seluruh kesalah pahaman menjadi ajang perbaikan di desa Lolomaya kata Mantan anggota BPD periode sebelumnya Faatulo Duho yang juga mempertanyakan Tunjangan Jabatan BPD nya yang sampai hari ini belum di bayarkan oleh Pemerintah Desa.

Terkait hal itu KADES sudah menjanjikan akan segera menyelesaikan dan yang masih Silpa akan kita anggarkan pada pembahasan APBDES berikutnya.

RDP berakhir dengan kebahagiaan sambil salam-salaman antara KADES dengan Pengurus BPD dan tokoh masyarakat. (LM-001)