Laskarmedia.com. Jonggol-Bogor. Dengan Bertuliskan Congratulation dedepan Panggung, serta Key board terletak disudut ruangan, dan juga dihiasi beberapa pot bunga, menandakan sebuah acara yang sederhana.
Tidak menurunkan semangat bagi anak anak yang sementara akan berpisah dengan lingkungan sekolah tentu Guru dan teman teman mereka, itu terlihat dari raut wajah yang sesekali ada tawa bercampur sedih.
Pada Acara Pelepasan murid Kelas IX Saint Enoch Thn Ajaran 2021/2022, turut Hadir para orang tua siswa dan Para Guru, menyaksikan acara pelepasan para siswa/i, dan tentu guru dan temannya menjadi momen terakhir untuk bertemu.
Mister, demikian panggilan ciri khas bagi Guru Laki di Saint Enoch, dan Mis panggilan kepada guru Perempuan.
Mr Kardin Mendrofa.S.Pd, memberikan Pesan serta Bekal rohani kepada siswa/i yang akan segerah berpisah, dengan menyampaikan renungan singkat, yang dibacakan dari Injil Matius 5:13-14 “Hendaklah engkau Menjadi Garam dan Terang dunia” dengan tema “Kalian Harus Tampil Beda” tunjukan sikap dan karakter yang baik serta rendah hati, tentu itulah Tampil Bedanya yg dimaksud.
Dengan Mata berkaca kaca dan kata tersendat sendat, Ms Lusi Sugiarti,S.Pd selaku Kepala Sekolah SMP Saint Enoch, menyampaikan..” Selamat buat anak anak ku sekalian, kalian sudah belajar di SMP saint Enoch selama tiga tahun dan tentu saatnya kalian akan melanjut lagi kejenjang berikutnya, …dan kita tidak bertemu lagi seperti biasa, belajar kejarlah cita cita, tunjukanlah sikap jujur, dan rendah hati. imbuhnya.
Mis Nur fitri Wulandari, S.Kom selaku Ketua Panitia Pelepasan siswa/i kelas IX dan juga sekali gus selaku wali kelas IX, juga berpesan kepada Siswa/i yang akan berpisah..belajarlah giat, tunjukan sikap dan karakter yang terpuji, rendah hati, jangan lupa ada waktu datang2 ke Saint Enoch.
Pada Acara Pelepasan kelas IX ini juga sekali gus diadakannya serah terima kepengurusan Osis, Siswa/i adek kelas mereka juga tidak lupa mengucapkan selamat jalan buat kakak kakak kelas mereka, dengan cara menyanyikan lagu perpisahan dan membacakan puisi puisi.
(LM-195)

















