Laskarmedia. com .Bireuen – Majelis Pendidikan Aceh ( MPA ) Kabupaten Bireuen sambut kedatangan tamu kunjunngan muhibah dari MAA Kabupaten Aceh Timur yang juga berkunjung ke SD 7 Juli dan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia ( Uniki ) Bireuen
Blangbladeh, Kamis 25 Juli 2024 .

Kedatangan Ketua MPA Kabupaten Aceh Timur, H Alamuddin SE dan rombongan tiba di Sekretariat MPA Bireuen Komplek Perpustakaan Asisten 2 Sekdakab Dailami S Hut, M.ling mewakili Pj Bupati Bireuen, didampingi Ketua MPA Drs H Iskandar Yusuf MM, Sekretaris Dinas P dan K, Zamzami MM, Kepala Sekretariat MPA, M.Usdami MM, beserta seluruh unsur Pengurus MPA.
Selain itu tampak hadir Kepala SD Negeri 7 Juli Iskandar M.Pd dan Kepala SD Negeri 23 Peusangan Muntasirullah S.Pd, MM.
Kepala Sekretariat MPA, M.Usdami MM, menyebut, kunjungan MPA Kabupaten Aceh Timur rangkaian kunjungan balasan MPA Bireuen ke MPA Aceh Timur pada 11 Juli Lalu yang membahas tentang Mata Pelajaran Bahasa Aceh mulai Jenjang sekolah TK sederajat sampai Perguruan Tinggi .
Disebutkan di Kabupaten Bireuen ada sejumlah sekolah SD telah melaksanakan Mata Pelajaran Bahasa Aceh, seperti di SD Negeri 7 Juli, SD Negeri 23 Peusangan, SD Negeri 1 Peusangan, juga SMP Negeri 1 Peusangan.dan sekolah lainnya.
Sementara Asisten 2 Sekdakab Dailami M.Ling dalam arahannya menyampaikan Apresiasi kepada MPA Kabupaten Aceh Timur berkenan hadir ke Bireuen untuk melakukan pemantauan dan survei sekolah yang telah melaksanakan Mata Pelajaran Bahasa Aceh. Juga sekolah telah menyusun Silabus Qurikulum bahasa Aceh.
Kemudian harapannya kepada Dinas P dan K agar melaksanakan Pelatihan kepada Guru pengajar Bahasa Aceh.
Dailami meminta pembahasan tentang Sumber Anggaran Dana Alokasi Khusus untuk Pelatihan Guru Bahasa Aceh.
Dengan demikian Teknikal Skil guru dalam menyusun silabus, mengajar dan materi ajar sudah dipahami guru. Kemudian setiap sekolah agar memiliki buku buku bahasa aceh.
Ketua MPA Kabupaten Aceh Timur H Alamuddin SE mengatakan bahwa di Aceh Timur telah ada Perbup dimana setiap hari senin semua Instansi Pemerintah, Lembaga Keistimewaan dan sekolah sekolah wajib bicara bahasa Aceh.
Ini dilaksanakan untuk melestarikan dan memperkuat penggunaan bahasa aceh dalam masyarakat dan pemerintah.
Sementara Ketua MPA Bireuen Drs H Iskandar Yusuf MM mengucapkan ribuan terimakasih kepada MPA Aceh Timur yang telah meluangkan waktu hadir ke MPA.Bireuen dengan harapan agar bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk menyamakan pandangan dalam mempertahankan nilai, etika berbahasa aceh yang santun dan benar.
Kepada Sekolah sekolah agar menyusun Silabus bahasa Aceh bukan dalam bagian Muatan Lokal sebagaimana dilaksanakan selama ini.
Kemudian semua peserta mengunjungi SD Negeri 7 Juli dan masuk Kelas 5 A yang sedang terlaksana Guru mengajar Bahasa Aceh. Sungguh menarik materi yang diajarkan tentang Keureuja Tani. ( Kerja Tani ). Murid murid termotivasi belajar sebab guru nenyiapkan dan menggunakan media bahan ajar yang lengkap.
Akhirnya MPA Kabupaten Aceh Timur didampingi MPA Bireuen mengunjungi Universitas Islan Kebangsaan Indonesia ( UNIKI ) Bireuen di kawasan Blang Blahdeh dan diterima Warek 3 Drs Jailani MM, Dekan FKIP Dra Zahara M.Pd, Ka Prodi Sastra dan Bahasa Aceh, Koordinator MKU Yusri S.Sos, M Si dan mendapat pencerahan dari Dekan FKIP, Dra Zahara M.Pd terkait Pembukaan Prodi Sastra dan Bahasa Aceh.
Mengakhiri pertemuan dengan melaksanakan Memorandum Of Understanding ( MoU ) antara UNIKI Dengan MPA Kabupaten Aceh Timur yang ditandatangani Ketua MPA , H Alamuddin SE dan Dekan FKIP UNIKI Dra Zahara, M.Pd . ( LM 067)

















