KH.T.Rusli Ahmad, SE, MM : Pemuda Harus Paham Tentang Terorisme

Berita192 Dilihat

Laskarmedia.com, Pekanbaru  – Ketua PWNU Riau KH. T. Rusli Ahmad, SE, MM, menjadi nara sumber dalam kegiatan ” Pelibatan Pemuda Dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme dengan Pitutur Kebangsaan “Ekspresi Indonesia Muda” yang diselengarakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Riau di gedung Dharma wanita Propinsi Riau. Senin (31/10/2022).

Kegiatan yang ditaja oleh BNPT RI Melalui FKPT Riau tersebut dihadiri oleh Ketua FKPT Riau Hj.Dinawati,S.Ag.MM, Direktur pencegahan BNPT Brigjen Pol R.Ahmad Nurwakhid,SE,MM, Gubernur Riau yang diwakili oleh Kesbangpol Propinsi Riau, Dirbinmas Polda Riau.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari pelajar SMA, SMK, MA sederajat, Mahasiswa, Komunitas Pemuda, Guru/staf pengajar serta Dinas Pendidikan.

Kegiatan terbagi atas beberapa sesi materi seperti materi “Peran Aktif Pemuda, Pelajar dan organisasi kepemudaan dalam pencegahan terorisme”, materi “Kebijakan dan Strategi Pencegahan Terorisme dikalangan pemuda dan pelajar”, kemudian setelah sesi tanya jawab dilanjutkan dengan kegiatan Workshop Konten Kreatif hingga selesai.

Ketua PWNU Riau selaku salah satu narasumber dalam kegiatan BNPT RI yang ditaja oleh FKPT Riau tersebut, mengisi materi terkait Peran Aktif Pemuda, Pelajar dan organisasi kepemudaan dalam pencegahan terorisme. Dalam pemaparannya, KH T.Rusli Ahmad,SE,MM memberikan pemahaman terkait beberapa hal penting yang harus dipahami kepada peserta.

Hal tersebut dimulai dengan pemahaman terkait apa itu Terorisme seperti yang tertuang didalam UU NO 5 Tahun 2018 pasal 1 ayat (2) dan Perpres No 7 Tahun 2021 pasal 1 ayat (3), kemudian bagaimana kata kunci dari Terorisme tersebut seperti perbuatan, kekerasan, ancaman kekerasan dan sebagainya.

Kemudian terkait pemahaman Intoleransi, Radikalisme, Terorisme serta penjabaran terkait faktor penyebaran radikalisme seperti pemahaman keagamaan yang literal, lemah dalam wawasan sejarah dan sosiologi dan seterusnya. Pemaparan dilanjutkan kepada situasi tantangan global bangsa kedepan dan bagaimana peran aktif dalam pencegahan terorisme tersebut.*

(LM-103/ Adi Kampai)