www.Laskarmedia.com,MBAY-Komunitas Pemuda Nataia menggelar aksi Bela Suku Nataia di Mako Polres Nagekeo Rabu 12 April 2023.
Kedatangan sejumlah Pemuda Nataia tersebut terkait pemberitaan yang menyudutkan Suku Nataia dan Ketua Suku Nataia beberapa waktu lalu.
Diterima oleh Waka Polres dan jajaran Polres Nagekeo, para utusan Pemuda Nataia lakukan hearing untuk menyampaikan beberapa tuntutan.
PERNYATAAN SIKAP SOLIDARITAS PEMUDA SUKU NATAIA
1).Mendukung penuh upaya proses hukum terhadap para pelaku yang menyerang rombongan Kapolres Nagekeo dan Ajudan, karena pengaruh minuman keras.
2).Menghormati dan mendukung peran dan fungsi pers di wilayah ulayat Suku Nataia, sejauh hal itu sesuai kaidah & etika jurnalistik.
3).Melaporkan oknum wartawan Patrianus Meo Djawa dan juga media online TribunFlores.com, bertanggungjawab dengan cara menyunting & menghapus sebagian besar redaksi yang berkaitan dengan eksistensi Patrisius Seo dengan kapasitasnya sebagai Ketua Suku Nataia.
4).Meminta Polres Nagekeo, menindaklanjuti laporan proses hukum terhadap oknum wartawan TribunFlores.com atas nama Patrisianus Meo Djawa sesuai dengan laporan Ketua Suku Nataia dengan alasan berikut :
a). Sudut pandang pemberitaan yang ditulis dan dimuat tidak ada korelasi antara peristiwa yang terjadi pada (09 April 2023) tentang penyerangan Pemuda terhadap rombongan Kapolres dengan jabatan Patrisius Seo sebagai Ketua Suku Nataia dan penyerahan tanah untuk Mako Polres Nagekeo.
b). Pemberitaan yang ditulis Patrisianus Meo Djawa menyinggung bahkan melukai perasaan ana woso ebu kappa mengingat jabatan Patrisius Seo sebagai pemimpin Suku Nataia.
c). Sudut pandang dan substansi pemberitaan yang ditulis menciptakan opini publik dan stigma berpikir bahwa masyarakat Suku Nataia merupakan ancaman.
5).Menuntut oknum wartawan Patrisianus Meo Djawa beserta media online TribunFlores.com untuk melakukan permintaan maaf terbuka terhadap Patrisius Seo sebagai Pimpinan Suku dan masyarakat Suku Nataia (ana woso ebu kappa).
Lima (5) butir pernyataan tersebut dibaca oleh Fransiskus X Waja selaku koordinator Pemuda Nataia dihadapan sejumlah Pejabat Utama Polres Nagekeo.
Usai memberikan pernyataan, Fransiskus X Waja menegaskan bahwa pihaknya serius dalam urusan tersebut, dan berharap pihak kepolisian segera lakukan proses hukum selanjutnya sesuai aturan yang berlaku.
“Saya tegaskan kepada pihak Kepolisian untuk tegakan hukum yang seadil adiknya sesuai aturan hukum yang berlaku”. Ucap Fransiskus X Waja.
Sebelumnya, www.Laskarmedia.com sempat menemui para orangtua dari beberapa anak yang ditahan di Polsek Aesesa Rabu 12 April 2023 di Aeramo. Sebut saja Lasarus Piru yang anaknya juga ditahan mengatakan bahwa mendukung Polres Nagekeo memberikan pembinaan kepada anak – anak mereka untuk tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari, dan menjadi pelajaran berharga kepada kalangan muda lain khususnya di wilayah Desa Aeramo. Selanjut, sambung Lasarus Piru meminta maaf kepada Kapolres Nagekeo dan seluruh personil akan kejadian yang menimpa Kapolres Nagekeo dan ajudan hari Minggu 09 April 2023 lalu.
“Kami selaku orangtua mendukung langkah Kapolres Nagekeo dengan menahan dan memberikan pembinaan kepada anak-anak kami, sehingga mereka tidak mengulangi lagi perbuatan yang sama di kemudian hari. Minta maaf yang sebenarnya kepada Kapolres Nagekeo dan seluruh jajarannya atas kejadian beberapa waktu lalu”.ucap Lasarus Piru di kediamannya.
Hal serupa juga disampaikan Petrus Wula yang juga anaknya ditahan di Polsek Aesesa. Sebagai orangtua, dirinya berharap kepada pihak Polres Nagekeo untuk menegakkan hukum yang seadil – adilnya kepada para tahanan dengan tetap memperhatikan asas kemanusiaan. Sehingga menjadi efek jera dan tidak terjadi di kemudian hari.
“Saya sepakat dengan tindakan pak Kapolres dengan menahan mereka, biar ada efek jera, sehingga tidak terjadi lagi perbuatan yang sama”.ujar Petrus Wula.(LM/132).

















