Suami Tangkap Basah Istri Bersama PIL, MD Polisikan DS

Berita1228 Dilihat

LaskarMedia.ComMbay-MD (32) asal Desa Maropokot Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo mendatangi Mapolres Nagekeo di Mbay melaporkan (DS) seorang oknum anggota Polres Nagekeo terkait tangkap basah berduaan sekamar bersama BAP istri sah dari MD (32).

MD mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Nagekeo Senin 23 Mei 2022.

Di hadapan pihak kepolisian, MD menceritakan kejadian sebenarnya terkait hubungan gelap DS yang merupakan anggota Polres Nagekeo bersama BAP istrinya.

“Pada hari Kamis 19 Mei 2022,sekitar pukul 12.09 Wita, saya tangkap basah mereka berdua DS dan BAP dalam kamar tanpa busana.Mulanya Istri saya BAP minta izin untuk kepasar Danga dan saya mengizinkan. Setelah cukup lama menunggu, sekitar jam 11.30 Wita saya mencari BAP istri saya itu ke beberapa tempat selain di pasar. Karena todao ditemukan di seputaran pasar Danga, perjalanan saya mencari BAP berlanjut hingga ke arah Aeramo. Sampai di sebuah kos – kosan di Ratedosa, saya temukan motor istri saya yang parkir tepat di halaman kos tersebut. Kemudian saya ketuk pintu kos tersebut dan terjadi saling dorong pintu antara saya dan pria tersebut (DS). Setelah pintu terbuka, saya mendapati istri saya bersama DS, pria lain tanpa busana disaksikan seorang balita”.Demikian papar MD kepada media ini di rumah orangtuanya Alorongga 07 Juni 2022.

Laporan MD terhadap DS tersebut dengan nomor STPL/B/47/V/2022 tanggal 23 Mei 2022.

Atas kejadian tersebut, MD mempolisikan DS yang juga merupakan oknum polisi yang bertugas di Polres Nagekeo dan akan memproses secara hukum.

MD mengaku, sebelum lapor ke pihak berwajib dalam hal ini Polres Nagekeo, DS dan istrinya sempat kerumah untuk minta maaf atas perbuatannya. Kali yang kedua istri DS sendiri yang bertemu MD dan BHP untuk mencari jalan keluar. Namun MD menolak dan melaporkan persoalan tersebut ke Mapolres Nagekeo.

MD suami BAP mengharapkan pihak Polres Nagekeo dapat menyelesaikan proses hukum terhadap DS sesuai aturan dan seadil adilnya. Dirinya akan melaporkan kejadian tersebut ke jenjang yang lebih tinggi apabila tidak selesai di tingkat bawah.

“Saya berharap penuh masalah ini bisa diurus secara baik oleh kepolisian di Polres Nagekeo. Kalau tidak maka, saya akan lapor ke Polda NTT”.tegas MD.

MJ selaku orangtua kandung dari MD juga mengatakan bahwa pihaknya akan proses DS ke jalur hukum.

“Kami siap untuk menempuh jalur hukum. Tindakan DS sudah keterlaluan dan tidak bisa damai begitu saja. Kalau sebelum masuk laporan mungkin bisa, tapi waktu yang diberikan sudah terlalu lama. DS masa bodoh dan seolah olah tidak bersalah”.ungkap MJ orangtua MD di rumahnya Senin 07 Juni 2022.

DS ketika dikonfirmasi LaskarMedia.Com Selasa 07 Juni 2022 membenarkan kejadian tersebut, dan pihaknya telah berupaya untuk mencari jalan damai.

“Kejadian itu benar adanya, dan saya bersama keluarga sedang berusaha untuk mencari jalan damai seperti apa. Kita hanya menunggu dari pihak MD saja. Makanya kemarin saya minta bantuan om – om untuk mendekati pihak keluarga MD”.ujar DS melalui ponsel. (LM/132).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *