Pemdes Taja Mulya Salurkan BLT-DD Tahap IV Tahun 2022

Berita166 Dilihat

Laskarmedia.com – Banyuasin: Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) oleh Pemerintah Desa Taja Mulya kepada masyarakat yang berhak menerima. Bertempat di Kantor Desa Taja Mulya, kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, Kamis (8/12).

Di akhir tahun 2022 Pemdes Taja Mulya telah menyalurkan BLT-DD Tahap Ke 4 Alokasi bulan Oktober, Nopember, Desember  yang di terima langsung oleh 152 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) senilai Rp. 300.000 x 3 Bulan dengan total 900.000 per KPM.

Proses penyaluran BLT-DD yang disalurkan oleh Pemerintah Desa Taja Mulya kepada masyarakat secara transparan aman,, tertib dan teratur.

Kepala Desa (Kades) Taja Mulya Supandi Usman berharap kepada Keluarga Penerima Manfaat agar menggunakan dengan baik BLT-DD yang diterima, Sehingga sedikit membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Saya berharap dengan adanya bantuan tersebut, dapat meringankan beban masyarakat yang memang sesuai dengan kriteria yang sudah kita tetapkan dari hasil Musdesus,” katanya.

“Penyaluran bantuan alhamdulillah berjalan dengan aman, tertib dan teratur serta masyarakat disiplin “

Selaku kepala desa Taja Mulya juga menjelaskan bahwa BLT-DD ini telah sesuai dengan prosedur penerima manfaat  dan ia berharap yang telah menerima BLT-DD harus di pergunakan untuk membeli sembako.

Untuk diketahui, Penyaluran Bantuan Langsung Tunai- Dana Desa atau BLT-DD  ini dihadiri ketua BPD dan Anggota, Babinsa, Pendamping Lokal Desa serta seluruh jajaran perangkat Desa Taja Mulya.

“Bantuan ini merupakan kebijakan pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, kami berharap bantuan dapat digunakan sebaik mungkin karena bantuan ini sifatnya sementara dan di tahun 2023 mendatang sesuai aturan pemerintah pusat dan Permendes PDTT No 8 Tahun 2022 untuk pagu BLT-DD tahun 2023 di angka maksimal 25 persen dari total dana desa,” jelasnya.

Sementara itu, Pendamping Lokal Desa Sugiato menambahkan bahwa penyaluran BLT-DD ini merupakan realisasi dari Peraturan Presiden No.104/2021 dan Peraturan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) No.7/2021, yang mengatur alokasi penggunaan dana desa (DD) pada tahun 2022, dimana 40% alokasi dana desa disalurkan untuk bantuan langsung tunai. 

“Prioritas penerima bantuan ini yakni masyarakat yang ekonominya terdampak akibat wabah Covid-19, warga lansia, memiliki penyakit menahun serta beberapa kriteria lainnya. Perlu kami tegaskan bahwa penerima BLT-DD juga tidak boleh tumpang tindih dengan penerima bantuan lain, seperti PKH, BPNT dan Bansos lainnya,” pungkasnya (LM-036)