Membangun Kemitraan Pers Bersama Polres Nagekeo Dalam Mengawal Dan Membangun Nagekeo

Berita99 Dilihat

Laskarmedia.com,MBAY-Peran media dalam mendukung semua aspek pembangunan sesuai fungsinya tentu sangat diharapkan oleh seluruh lapisan masyarakat. 

Pers berperan besar dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga kondisi bangsa dalam keadaan kondusif. Peran pers dalam pemerintahan sangat besar, baik dalam mewartakan agenda pemerintahan ataupun memberikan kritik terhadap seluruh kebijakan pemerintah. 

Giat rutinitas di Institusi Polri setiap pekan dengan judul besarnya “Jum’ad Curhat” sangat memberi dampak dan kesan positif bagi seluruh masyarakat Indonesia ditengah tergerusnya kepercayaan masyarakat terhadap Institusi Polri.

 Jum’ad Curhat yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diakhir tahun 2022 mampu meretas stigma publik terhadap institusi kepolisian yang terkesan buruk akibat perilaku segelintir oknum yang merusak citra Kepolisian Republik Indonesia. 

Dalam tekhnis pelaksanaannya, kegiatan Jum’ad Curhat diselenggarakan dengan tema yang berbeda – beda sesuai perkembangan isu yang terjadi di masyarakat. 

Memasuki pekan kedua tahun 2023, sejumlah awak media di Nagekeo menjadi peserta Jum’ad Curhat di aula Kapolres Nagekeo Jumat tanggal 20 Januari 2023, pukul 10.00 Wita dengan tema ” Bangun Kemitraan dalam mendukung kinerja Polres Nagekeo .

Kegiatan “JUMAD CURHAT” bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) lingkup Polres Nagekeo dengan Tema ” PERAN MEDIA DALAM MENDUKUNG KINERJA POLRES NAGEKEO YANG PRESISI dihadiri oleh berbagai media antara lain Laskarmedia.com, NusantaraPedia.net, Victorynews.id,Miindonews dan Lidiktarget.com.

Tujuan dari Kegiatan Jumad Curhat yakni untuk memelihara Siskamtibmas yang ada di wilayah Kabupaten Nagekeo serta mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui pelayanan yang di berikan oleh Polri yang presisi. 

Dalam curhatan tersebut, jurnalis Laskarmedia.com menyampaikan perihal mandeknya penanganan kasus kriminal di tangan Polres Nagekeo. 

“Apa persoalannya yang menjadi penghambat dari fungsi reskrim pada saat melakukan penyelesaian sebuah kasus.Ini yang menjadi tanda tanya besar publik. Karena banyak persoalan yang tunggak dari tahun sebelumnya. Harapan kita bahwa tahun 2023,semua persoalan bisa diselesaikan”tanya Bambang Nurdiansyah. 

Selaku Kasat Reskrim Polres Nagekeo Iptu Rifa’i menjelaskan bahwa faktor yang menjadi penghambat didalam penanganan suatu kasus dinilai dari bentuk kasus tersebut, kasus dibagi menjadi 3 yaitu ( Ringan, Sedang dan Berat ).Terkait penanganan perkara semunya terdata didalam aplikasi EMP baik perkara yang sedang berjalan maupun tunggakan perkara. Seperti salah satu anggota Polres Nagekeo yang berinisial TT, dari fungsi Reskrim sedang melakukan upaya untuk penangkapan dan penahanan atas tindak kriminal penipuan dan penggelapan yang yang dilakukan kepada masyarakat.”Insya Allah beberapa kasus yang sedang kita proses dalam tahun 2023 ini bisa selesai, termasuk anggota yang inisial TT itu.”jawab Iptu Rifa’i. 

Sementara itu, Kabag Ops AKP Serfolus Tegu menyampaikan terkait dengan kegiatan dari pihak Kepolisian khususnya Polres Nagekeo akan mengoptimalkan Humas Polres Nagekeo agar dapat bekerja sama dengan rekan-rekan media, sehingga pesan informasinya sampai ke publik.(LM/132).