Warga Keluhkan Adanya Pembangunan Pengecoran Jut Tani

Berita72 Dilihat

Laakarmedia.com Karawang – Warga keluhkan pekerjaan Pengecoran Jalan Pertanian RT 002/RW 003 Desa Karanghaur, Di Duga Kurangi Volume”Anggaran yang di gelontorkan oleh Pemerintah untuk Pembangunan adalah duit Rakyat,yang harus terserap dengan baik dan di kerjakan dengan sempurna agar
dapat di rasakan oleh masyarakat,khususnya para petani

Contohnya pekerjaan pengecoran jalan tani yang berlokasi di RT 002/RW 003,Desa Karang Haur Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi”Keluhkan Salah satu Warga Kamis 4/7/2024

Pasalnya Pekerjaan Tersebut tidak sesuai dengan Sepesipikasi Rancangan anggaran biaya (RAB) yang tidak bisa diperlihatkan,Salah satu Warga mengungkapkan keluhanya ke awak Media terkait pekerjaan pengecoran jalan Tani di RT 002/RW 003 Desa Karanghaur,salahsatu warga yang turun kelokasi yaitu
‘Boang mengatakan” Saya liat Pekerjaannya dah ga sesuai,masalahnya pemasangan bagisting di bawah lPB tuh”diameternya cuma ada 5cm sambil memperlihatkan bukti ukuran yang di bawanya,,seharusnya pekerjaan maksimal 15 cm, dan pemasangan bagisting di atas LPB,

Kegiata batu kapur tidak ada pemadatan(Weles)
Kejemur matahahari aja bisa pecah,retak retak kecil
Juga saya lihat di lokasi pekerjaan tidak ada papan inpormas dari mana sumber anggaranya dan apa ke giatanya ,seharusnya pihak pengawas itu ada di lokasi pekerjaan tersebut, tuturnya

Salah satu pekerja di lokasi di mintai keterangan oleh awak media,Jali,
menjelaskan”Saya cuma pekerja kuli, untuk pekerjaan panjang 120 mtr lebar 2 mtr dan tinggi atau ketebalan 15 cm,,sy cuma di suruh kerja oleh bp Tirta pa”,tunggu aja katanya entar sih”mau ke sini”ungkapnya.

Kepada pihak Dinas terkai Di Mohon untuk segera Evaluasi kegiatan pekerjaan tersebut yang di duga tidak sesuai dengan Sepesipikasi Rancangan Anggaran biaya (RAB)

Apa bila terbukti tidak sesuai,maka harus di tindak tegas,agar evek jera kepada pihak pelaksana yang ingin meraup keuntungan besar tampa memikirkan kuwalitas,
Sementara dari pihak pengawas dan pelaksana belum bisa di temui hingga berita ini di terbitkan.(lm 139)