Team MPR ikut Aksi Demo Gabungan Aliansi dan Mahasiswa di Jakarta Pusat

Berita416 Dilihat


Laskarmedia.com, Jakarta —
Pasukan keamanan dari TNI Polri, sudah bersiaga sejak pagi hari di kawasan sekitar Arjuna Wiwaha, Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021)

Penjagaan keamanan yang dipersiapkan ini untuk mengamankan lokasi unjuk rasa yang diikuti oleh gabungan pergerakan dari berbagai Aliansi dan mahasiswa.

Unjuk rasa ini bertepatan pada hari sumpah pemuda yang membangkitkan semangat para pemuda untuk berjuang bersama.Lokasi titik kumpul unjuk rasa mulai didatangi para pengunjuk rasa dari berbagai daerah dan kelompok.Seperti buruh, sopir, mahasiswa dan lainnya dengan berbagai tuntutan yang diajukan kepada pemerintah seperti pencabutan Omnibus law dan undang-undang cipta kerja dan semua kaitannya.

Mereka para pengunjuk rasa juga mendesak pemerintah untuk menghentikan penangkapan semua aktivis yang bergerak membela rakyat juga mengajukan pengesahaan RUU perlindungan pekerja dan seruan lainnya dari berbagai pihak pengunjuk rasa.28/10/21 siang.

Ditengah para Demo Gabungan ini ada team MPR”Majelis Penderitaan Rakyat”dari Jawa tengah yang ikut bersuara disana.
“Muhammad Asy’ari(ketua MPR Jogja-jawa tengah) bersama team” yang ikut hadir menyuarakan tuntutan utamanya bersama MPR yaitu untuk menghentikan mandatori vaksin dan permasalahan tentang sertifikat vaksin yang dijadikan syarat administrasi.

Karena MPR”Majelis Penderitaan Rakyat” menilai mandatori dan sertifikat vaksin dijadikan sebagai alat administrasi.Hal itu semakin menyusahkan masyarakat dan banyak juga orang-orang yang terpaksa melakukan vaksinasi karena desakan aturan bukan karena keinginan pribadi.

MPR bergerak bersama dukungan masyarakat yang bergabung didalamnya dan mendorong untuk lapisan masyarakat dari semua golongan agar bersatu tanpa membedakan ras,suku,agama dan lainnya.Demi memperjuangkan kebaikan kesejahteraan semua pihak.

MPR”Majelis Penderitaan Rakyat”yang bergerak dibawah faunder utamanya yaitu Habib Ali ridho Assegaf alias babeh Aldo.Juga telah melakukan gugatan dan proses hukum bersama team MPR dalam hal tersebut.Melalui PTUN yang saat ini sedang berjalan.

Team MPR dari Jawa tengah pun turut bersemangat dan bahagia saat dilokasi unjuk rasa bertemu langsung dengan babeh Aldo yang ikut berorasi ditengah unjuk rasa gabungan ini.

Diharapkan aksi bersama ini dapat menjadi perhatian dan langkah yang baik dari pemerintah untuk membuka pintu diskusi dan kesepakatan bersama salah satunya tentang mandatori vaksin dan sertifikat vaksin yang dijadikan alat administrasi yang diperjuangkan oleh MPR bersama rakyat.(LM-134)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *