Serah Bantuan Ternak Kerbau Di Wolowae, Begini Kata Bupati Don

Daerah, Ekonomi467 Dilihat


LaskarMedia.com, Mbay
— Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo adakan kegiatan rutinitas dengan melakukan Pendistribusian Bibit Ternak kepada Masyarakat pada Sabtu 24 Oktober 2021 di Desa Natatoto Kecamatan Wolowae Kabupaten Nagekeo.

Bantuan ternak guliran tersebut diberikan kepada kelompok binaan Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo sebagaimana tertera pada Berita Acara Serah Terima Pendistribusian Bibit Ternak kepada Masyarakat yakni pendistribusian dari kelompok penerima pertama Kelompok Pama Imu – Desa Natatoto kepada kelompok baru, kelompok Mitra -Desa Natatoto Kecamatan Wolowae. Demikian disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo melalui Kabid Produksi dan Pembibitan Ternak, Kristoforus Rae, S. Pt yang dirilis Humas Pemda Nagekeo.

“Ini merupakan guliran ternak yang kedua. Untuk pertama di tahun 2009 dengan penerimanya adalah Kelompok Pama Imu menerima 12 ekor kerbau terdiri dari 1 ( satu) ekor kerbau jantan dan 11 (sebelas) ekor betina. Pendistribusian saat itu dengan sistem pembayaran tunai / diuangkan sebesar 4.300.000.-per ekor”.Ujar Krsitoforus Rae

Sementara itu, Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do saat menyerahkan bantuan hewan tersebut mengatakan bahwa petugas poskeswan dan PPD( Pendamping Peternak Desa ) harus terus melakukan pendampingan terkait dengan perkembangan hewan dan kesehatannya serta menginformasikan hal hal apa saja yang perlu di lakukan oleh para penerima bantuan/peternak.

“Dalam guliran kedua ini, ada yang tanduknya panjang tapi badannya jelek/ kurus. Ini contoh perawatannya atau pemberian nutrisi yang tidak bagus. Saya juga ragu apakah dia bisa bunting atau tidak.Saya datang lagi, saya lihat sudah gemuk. Jadi setiap betinannya ini perlu dibuat perencanaan kedepan, naik bobotnya lalu siap bunting”.Tegas Bupati Don.

Kepada Kepala Resort Peternakan Kecamatan Wolowae Drh.Yasinta Manuama Bupati Don berharap menginformasikan hal hal penting kepada para penerima.

” Harus diketahui potretnya seperti apa, rencana kita bgini..nanti maunya seperti apa. Bagaimana caranya agar kerbau ini bobot naik dan sehat. Lakukan juga rotasi jantan/tukar jantan dan juga bisa siapkan Inseminasi Buatan (IB) untuk perbaikan genetik dengan monitoring nya harus rutin.

Musim kemarau seperti saat ini cukup signifikan berpengaruh pada ketersediaan Hijauan Makanan Ternak (HMT). Terkait kondisi ini, Bupati Don berharap Dinas Peternakan adakan pelatihan pembuatan Silo/ Silase, pakan ternak dengan proses fermentasi dimana kandungan nutrisi nya yang tinggi dan tahan lama bisa menjadi alternatif pakan disaat musim kemarau tiba.

” Saat musim hujan rumput nya hijau tapi kalau musim kemarau ya seperti ini kering.
Tugas Kabid Produksi dan Perbibitan Ternak buat pelatihan silo. Rumput fermentasi sebagai alternatif pakan di musim kemarau.” Ujar Bupati Don

Hadir saat giat tersebut; Kadis Peternakan Ir.Klementona Dawo, Camat Wolowae Gerardus M.Koro S.Sos, Sekretaris Dinas Peternakan Paternus Adja S.Sos, Kabid Produksi dan Perbibitan Ternak Kristoforus Rae, S.Pt.,Kabid sarana dan prasarana Petrus Klaver Longa, Kepala Resort Peternakan Kecamatan Wolowae Drh.Yasinta Manuama, Kepala Desa Natatoto Yosep Mosa, Ketua Kelompok Pama Imu Mikael Ma bersama Anggota, Ketua Kelompok Mitra Alfonsius Suta bersama anggota serta para undangan lainnya. (LM-132)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *