SDN 076062 Desa Mado Laoli Faekhu Kec. Gunungstoli Utara Diduga Markup Jumlah Siswa

Daerah, Pendidikan218 Dilihat


Laskarmedia.com, Gunungsitoli —
Kepala Dinas Pendindikan Kota Gunungsitoli KURNUA ZEBUA,menjelaskan kepada beberapa awak media bahwa jika terdapat di instansi sekolah tidak memenuhi standar siswa,bisa MARKUP atau harus di penuhi dengan di tambah jumlah siswa,dan itu sudah ada peraturan baru dari pemerintah,ucap kadis pendidikan di dampingi sekdis dan kabid saat di konfirmasi beberapa awak media di kantor dinas -pendidikan kota gunungsitoli.selasa 12/10-2021.dan kalau bisa kita ini harus saling memahami dalam menjalan tugas,karna untuk mencari atau mendapatkan informasi itu ada aturan main nya.tutupnya KZ

Tayang nya berita ini awak media benar benar sudah menempuh langkah langkah yang positif, yang mana pada hari senin 11oktober 2021,awak media mendatangi SDN 076062 Mado Laoli Lasara Faekhu Kec. Gunungsitoli Utara Kota Gunungsitoli sesuai informasi dari masyarakat bahwa di SDN 076062 tersebut sangat tidak memenuhi aturan dengan hasil informasi konfirmasi di SD tersebut di nyatakan adanya beberapa ke janggalan,mulai dari banyak siswa hanya 34 (tiga puluh empat orang), sedangkan data siswa yang masuk di kemdikbud 60 (enam puluh) siswa.

“Dalam hal ini Plt kepala sekolah (Anz) menyampaikan kepada awak media langsung di ruangan kantor guru;saya sebagai Plt kepala sekolah membenarkan bahwa siswa kita di sini benar hanya 34 orang,namun karna tidak memenuhi kuota banyaknya siswa, maka sudah ambil kebijakan seebelumnya supaya bisa terfsilitasi kegiatan kegiatan di sekolah kita ini, mulai dari dana bos dan juga kegiatan lain,ucap ANz(asaniaman zendate).juga di sambung oleh Deritani Lase yang sebagai bendahara dana bos di SDN tersebut,menyampaikan;kita di sekolah ini sudah benar menjalan tugas dan tanggung jawab kita,tidak dengan semena menanya kami di sini pak,ucap DTL(bendahara bos sekolah).seterusnya awak media melayangkan pertanyaan kepada plt kepala sekolah, “jadi kalau soal banyaknya siswa kita ini yang 34 orang,namun data yang tersampaikan ke pemerintah 60 orang,”apa tidak menyalahi aturan pak,? tidak sama sekali pak, karna sudah ada peraturan baru yang kita pegang dari pemerintah,jawab DERITANI LASE.

Dengan hasil konfirmasi tersebut,awak media pun mendatang dinas INSPEKTORAT kota gunungsitoli menanyakan beberapa hal tentang informasi ini.”AlH(alvin harefa)sebagai sekdis inspektorat menyampaikan bahwa ini sangat menyalahi aturan,menurut pribadinya menyampaikan,namun saya ucapkan terimakasih banyak kepada kawan kawan atau mitra kami dengan informasi ini,kami akan segera turun ke lapangan untuk memastikan dan menindaklajutinya.jawaban singkat Alh.AIH.(LM-070)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *