Rayakan Pergantian Tahun Hijriyah, Umat Muslim Kota Mbay Penuhi Halaman Masjid Agung Baiturahman

Dakwah336 Dilihat

Laskarmedia.comMBAY-Salah satu tradisi Umat Muslim di Indonesia setiap memasuki pergantian tahun Baru Hijriyah dengan melaksanakan perayaannya setiap tanggal 1 Muharam di berbagai Masjid. Di Kota Mbay Kabupaten Nagekeo, umat muslim merayakan 1 Muharam 1444 Hijriyah di Halaman Masjid Agung Baiturahman Mbay pada Minggu 31 Juli 2022.

Gelaran perayaan 1 Muharam 1444 H kali ini di isi dengan beberapa acara yakni pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Rabiatul Adawiyah (juara 2 Qoriah Remaja MTQ Kabupaten Nagekeo 2022), Tausiyah Hikmah perayaan Tahun Baru Hijriyah 1444 Hijriyah oleh Ustadz Ridwan SH.I (Ketua Pengadilan Agama Bajawa ) dan Do’a bersama dipimpin oleh Al Ustadz Syaiful Rena SH.I (Pengasuh Pondok Pesantren Al Ummah Al Islamiyah Mbay.

Perayaan 1 Muharam 1444 H diinisiasi oleh PHBI Kota Mbay bekerjasama dengan BKMT (Badan Kontak Majelis Ta’lim) Kabupaten Nagekeo dan DKM Masjid Agung Baiturrahman Mbay dibawah koordinasi Ketua Panitia Ustadz Asykari Syamsudin dengan mengusung tema “Kita Jalin Ukhwah Islamiyyah, Ukhwah Basyariah dan Ukhuwah Wathoniyah Untuk Memperkokoh Solidaritas Antar Sesama”.

Sebagai penceramah utama Ridwan SH. I yang juga sebagai Ketua Pengadilan Agama Bajawa dalam tausiyah ringkasnya menyampaikan
perayaan Tahun Baru Hijriyah, merupakan sebuah peringatan untuk mengenang peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat.
Hijrah pertama ke habasyah dipimpin sahabat Usman bin Affan, hijrah kedua ke Tha’if oleh Nabi Muhammad SAW sendiri dan Hijrah ketiga ke Madinah Munawarah.

“Hikmah yang harus kita petik dari perayaan ini untuk menjalin silaturahmi, berpindah kepada suasana yang lebih baik, sehingga dapat menjalani kehidupan baru ditempat dan suasana yang baru”.ucap Ridwan.

Hal tersebut ditegaskan pula oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nagekeo, Drs. Lutfi Daeng Maro dalam sambutannya. Kata Lutfi, perayaan 1 Muharam tersebut perlu dilakukan setiap pergantian tahun Hijriyah untuk menumbuhkan rasa solidaritas dan mempererat tali silaturahmi antar sesama umat beriman.

“Acara seperti ini perlu dilakukan, untuk menumbuhkan rasa solidaritas.Jika memungkinkan setiap tahun dapat melaksanakan acara seperti ini dua kali yaitu peringatan Tahun baru Hijriyah setiap tanggal 1 Muharam dan Halal Bi Halal setiap bulan Syawal setelah hari raya idul Fitri”.tutup Lutfi Daeng Maro.(LM/132).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *