Ratusan juta Uang Operasional KPPS diKecamatan Kutawaluya

Berita122 Dilihat

Laskarmedia. com Karawang – Ratusan Juta Uang Operasional KPPS di Kecamatan Kutawaluya Diduga “Ditilep” Dengan Parah!!, Ratusan Juta Uang Operasional KPPS di Kecamatan Kutawaluya Diduga “Ditilep” Dengan Beragam Dalih?? Ramai menjadi perbincangan publik, terkait dana operasional KPPS disejumlah Desa di Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang diduga dipotong Padahal, KPU Kabupaten Karawang melalui Surat Pemberitahuan Petunjuk Teknis Pencairan dan Penarikan Dana Pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilu Tahun 2024, Nomor : 190 /KU.03.1-SD/3215/2023 yang ditujukan kepada Sekretaris PPK, Sekretaris PPS dan Ketua PPS Se-Kabupaten Karawang, menegaskan bahwa Dana Operasional KPPS pada Pelaksanaan Pemilu 2024 tidak boleh ada pemotongan“Anggaran yang didistribusikan tersebut “Tidak Terdapat Potongan” dalam bentuk apapun, selain potongan pajak yang sesuai dengan peraturan yang berlaku, tidak dibenarkan adanya potongan pada distribusi Anggaran Pemilu 2024,”. tulis Ketentuan yang ditegaskan dalam surat tersebut yang ditandatangani oleh Ketua KPU Kabupaten Karawang, Mari Fitriana Ironisnya, himbauan KPU Kabupaten Karawang tersebut, seolah tidak diindahkan oleh PPK maupun PPS Kecamatan Kutawaluya 12/02/2024.

Pasalnya, Diduga Dana Operasional KPPS untuk 185 TPS di Kecamatan Kutawaluya dipotong antara Rp. 1 juta sampai Rp. 1,9 juta per TPS-nya.Padahal Dana Biaya Operasional KPPS Kecamatan Kutawaluya yang disalurkan Pemerintah Pusat melalui KPU, sudah tertuang dengan jelas dalam Surat Pemberitahuan Petunjuk Teknis Pencairan dan Penarikan Dana Pelaksanaan
Pemungutan Suara Pemilu Tahun 2024, Nomor : 190 /KU.03.1-SD/3215/2023, KPU Kabupaten Karawang.

Sesuai pagu anggaran yang ditetapkan, Setiap KPPS di TPS masing-masing mendapatkan Rp. 3,8 Juta untuk Dana Operasional Nyatanya anggaran tersebut, diduga malah dipotong oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan beragam dalih atau alasan.Berikut Desa di Kecamatan Kutawaluya yang Dana Operasionalnya diduga ditilep atau dipotong,1. PPS Kutakarya hanya menyalurkan Dana Operasional KPPS Sebesar Rp. 2,1 juta.
2. PPS Sampalan hanya menyalurkan Dana Operasional KPPS sebesar Rp. 1,9 juta.
3. PPS Kutamukti hanya menyalurkan Dana Operasional KPPS sebesar Rp. 2,2 juta.
5. PPS Sindangkarya hanya menyalurkan Dana Operasional KPPS sebesar Rp 2,5 Juta.

Terpisah, Sekretaris KPU Kabupaten Karawang, Fauzi Purwendi ketika dikonfirmas terkait permasalahan tersebut menegaskan bahwa, KPU sudah mengeluarkan petunjuk teknis ( juknis) terkait Dana Operasional Pelaksanaan Pemilu 2024 untuk KPPS. Adapun kemudian ada kebijakan diluar Juknis KPU tersebut, pihaknya akan terlebih dahulu menginventarisir informasi yang masuk ke KPU dan melakukan monitorig“mangga bisa klarifikasi ke ppk/pps yg mengeluarkan kebijakan di luar juknis KPU, utk informasi akan kami inventarisir dan menjadi bahan kami dalam melakukan monitoring terkait data informasi yg disampaikan,” kata Fauzi“kpu tidak pernah mengeluarkan kebijakan lain diluar dari surat edaran tersebut. terima kasih utk informasinya, akan kami sampaikan kepada pimpinan utk mendapat arahan dan kebijakan lebih lanjut,” tegasnya.

Sementara itu, Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ketua PPK Kutawaluya sampai berita ini diturunkan belum juga memberikan jawaban.
Diketahui, Jika dikalkulasikan rata -rata, jika per TPS dana operasional KPPS dipotong antara Rp. 1 juta sampai Rp. 1,5 Juta saja maka di Kecamatan Kutawaluya yang berjumlah 185 TPS , jika dikalikan, maka uang yang tidak disalurkan atau diduga ditilep sebesar kurang lebih Rp. 185 juta sampai Rp. 250 Juta.Jika benar potongan-potongan dengan beragam dalih tersebut benar adanya, hal ini harus diusut tuntas sebab perilaku tersebut adalah tindakan koruptif yang tidak bisa ditolerir (LM 139)