PT Wonti Indonesia Pilar Utama Dallam Industri Metal

Berita151 Dilihat

Laskarmedia.com Karawang – PT. Wonti Indonesia, pilar utama dalam industri Metal Plating & Surface Treatment sejak 1999, mengumumkan transformasi bisnisnya melalui akuisisi oleh PT. Global Mega Petroleum (GMP) pada bulan Februari 2024.

Doifan Vidayanto, Komisaris PT. GMP tersebut menyampaikannya Minggu (1/3) , lebih dari dua dekade, PT. Wonti Indonesia, dipimpin oleh Komisaris Masayuki Suganuma dan Masako Suganuma serta Direktur Ueno Sadao, telah menjadi pemimpin dalam industri Metal Plating & Surface Treatment.

Melalui kepemimpinan Masako Suganuma, PT. Wonti Indonesia yang beralamat di desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat, berhasil diakuisisi oleh Washizu Plating Industri Co.LTD.Sebelum akuisisi, PT. Global Mega Petroleum (GMP) telah menjadi pemain utama di industri Oil & Gas Trading dengan Direktur Wong Agung Sundoro dan Komisaris Doifan Vidayanto.

Akuisisi ini, yang dimulai pada tahun 2023 dan diselesaikan pada Februari 2024 dengan komposisi saat ini PT. Wonti Indonesia dengan saham, PT. Global Mega Petroleum 80% dan Washizu Plating Industri Co.LTD 20%. Sinergi antara keahlian PT. Wonti Indonesia di bidang Metal Plating & Surface Treatment dan kekuatan PT. Global Mega Petroleum di sektor Oil & Gas Trading.Dengan gabungan keahlian ini, perusahaan bersama diharapkan dapat memperluas jejaknya dan memberikan solusi terbaik untuk kebutuhan pelanggan di sektor industri yang beragam.
Manajemen PT. GMP menyambut positif akuisisi ini, melihat potensi pertumbuhan yang signifikan dalam pengembangan bisnis metal plating dan treatment permukaan. Sementara itu, Washizu Plating Industri Co.LTD sebagai mitra strategis memberikan kontribusi berharga dalam diversifikasi portofolio perusahaan.

Kedua perusahaan menegaskan komitmen mereka untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan di tengah transformasi dunia bisnis. Diharapkan aliansi ini membawa dampak positif dan membuka babak baru dalam perjalanan keduanya di dunia industri.

Kesepakatan akuisisi ini, ditandai oleh hadirnya berbagai pihak terkait, menandai langkah strategis bagi kedua perusahaan dalam memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan nilai tambah bagi pemangku kepentingan mereka.

PT. Global Mega Petroleum telah mengambil langkah penting dalam ekspansi bisnisnya dengan mengakuisisi PT. Wonti Indonesia, perusahaan yang dikenal dengan keahlian dan pengalaman dalam industri plating yang menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Doifan Vidayanto, Komisaris PT. GMP menyatakan, ” Akuisisi ini bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan sekaligus memberikan nilai tambah yang signifikan. PT. Global Mega Petroleum percaya bahwa melalui kolaborasi dengan PT. Wonti Indonesia, mereka dapat memperluas jangkauan bisnis mereka di sektor baru industri plating”Efisiensi anggaran, dan laba usaha adalah fondasi untuk membangun sebuah perusahaan yang kuat, meskipun fondasi yang kuat tidak bisa menjamin sebuah bangunan akan kokoh, tetapi fondasi yang kuat adalah cara terbaik untuk mendirikan bangunan. Karena itu, kami akan terus berusaha bekerja keras untuk menciptakan efisiensi anggaran dan mengekspansi perusahaan,” ujar Doifan Vidayanto, Kamis 29/2/2024 di Jakarta.

“Salah satu aspek penting dari akuisisi ini adalah dampak sosialnya. PT. Global Mega Petroleum berkomitmen untuk memberdayakan tenaga kerja lokal dan memelihara kearifan lokal dalam operasional perusahaan. Kami akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, menyediakan pelatihan, dan membuka peluang pengembangan karier bagi tenaga kerja masa depan,” kata Wong Agung Sundoro, Direktur GMP menjelaskan dalam menjawab pertanyaan dari MJ.id.Perusahaan juga menekankan pentingnya mempertahankan keahlian dan budaya lokal dalam operasional mereka. Mereka menegaskan komitmennya untuk menciptakan harmoni antara teknologi modern dan nilai-nilai tradisional, sehingga mencerminkan semangat inovasi yang terus berlanjut.Akuisisi ini tidak hanya mencerminkan strategi bisnis PT. Global Mega Petroleum untuk terus berinovasi dan memperluas bisnis mereka. ( LM 139 )