PPP NTT DUKUNG PEMBENTUKAN PROVINSI KEPULAUAN FLORES

LASKARMEDIA.COM,MBAY-Perjuangan aspirasi masyarakat akan pentingnya pemekaran wilayah administratif pemerintahan Provinsi NTT menuju terbentuknya Provinsi Kepulauan Flores (PKF) dari waktu ke waktu terus bergerak maju.

Ketua Umum Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores ( P4KF) , Adrianus Jehamat,A.Md , didampingi Kabid Hukum Dan Politik P4KF, Walterius Jemaan, SH.M.Hum, dan Bendahara Wilayah P4KF Kupang, Drs. Paul Pieter Djoka, MT Wakil Rektor Universitas Karya Darma Kupang, menyambangi Sekretariat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTT di Kupang, Selasa, 11-10-2022.

Kehadiran Ketum P4KF mendapat sambutan hangat penuh persaudaraan dari Ketua PPP NTT, Djainudin Lonek, SH.MH didampingi Wakil Ketua , Siti Hadidja, Sekretaris PPP NTT Arik S. Parapatiah , Wakil Sekretaris, Andi Sani A.Ipe, PLH .Ketua , Ramly Muda , SH. MH., Majelis Syariah , H. Alirisyidi Kasboloh, Majelis Pertimbang , H.Umar Lapalaeng, bersama seluruh pengurus PPP NTT sebanyak 17 orang .

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan antusiasme tinggi ini, ADAM, Adrianus Jehamat menyerahkan dokumen surat P4KF perihal mohon Dukungan Politik Pembentukan PKF, tujuan Ketua PPP NTT.

Menyikapi hal ini, Bung Djai, demikian sapaan akrab Ketua PPP NTT menyatakan pandangannya tentang perlunya Kepulauan Flores menjadi sebuah daerah otonom baru (DOB) dalam hal ini DOB PKF sebagai pemekaran dari Provinsi NTT dalam rangka pendekatan pelayanan publik pemerintahan provinsi kepada masyarakat Kepulauan Flores, percepatan pembangunan, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di sembilan kabupaten di Kepulauan Flores.

“Sebagai Putra Flores dari Solor, saya sangat menginginkan Flores jadi provinsi baru di Indonesia untuk memajukan kehidupan segenap Suju bangsa Kepulauan Flores dari Lembata hingga Manggarai Barat. Untuk ini, sudah waktunya Flores harus terbentuk menjadi sebuah provinsi baru di Indonesia. Pembentukan PKF berdampak sangat positif dalam banyak hal , termasuk dari sisi pendekatan pelayanan pemerintahan provinsi kepada masyarakat Kepulauan Flores, percepatan pembangunan, percepatan pertumbuhan ekonomi yg berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Flores. Saya ingin daerah kita Kepulauan Flores mengalami dan merasakan kemajuan yang signifikan dalam berbagai aspek pembangunan”.ungkap Ketua PPP NTT penuh optimis.

Berkaitan dengan proses legal administratif usulan pembentukan Daerah Persiapan Otonom Baru Provinsi Kepulauan Flores sesuai ketentuan UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Bung Djai berkomitmen untuk mengambil sikap tegas terukur secara kepartaian dalam hal ini PPP NTT untuk memerintahkan segenap anggota DPRD Provinsi NTT dari PPP agar memperjuangkan PKF di paripurna DPRD Provinsi NTT. Selanjutnya, PPP NTT akan segera berkoordinasi dengan Ketua Umum PPP bersama seluruh jajaran di DPR-RI guna memperjuangkan lahirnya PKF Defenitif di Indonesia.

“Apa yang diminta oleh P4KF dalam surat yang kami terima, sudah pasti kamu jalankan dengan segera dan tuntas. Kami akan perintahkan anggota DPRD Provinsi NTT dari PPP NTT untuk memperjuangkan berbagai upaya pemenuhan persyaratan usulan pembentukan Daerah Persiapan Otonom Baru Provinsi Kepulauan Flores yang menjadi kewenangan DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT sesuai ketentuan UU 23/2014 . Untuk tingkat pusat, kami akan segera berkoordinasi dengan Ketua Umum PPP di Jakarta bersama anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan untuk prospektif memperjuangkan lahirnya PKF Defenitif”.tegas Ketua PPP NTT

Bung Djai, juga berkomitmen untuk mempertemukan Ketum P4KF dengan Ketua Umum PPP guna membahas upaya lebih lanjut terkait PKF di tingkat nasional.

“Kebetulan Ketua Umum PPP akan hadir di Kupang Minggu ini terkait kegiatan partai . Saya kira ini kesempatan yang baik untuk kita pertemukan dengan Ketua Umum P4KF dalam rangka mendiskusikan berbagai hal terkait upaya lanjutan di tingkat nasional bagi kelahiran PKF di Indonesia. Kami akan undang Pak ADAM untuk bertemu dengan Ketua Umum kami dari Jakarta yang akan hadir di Kupang Minggu ini”.Ungkap Ketua PPP NTT penuh antusias.

Pada kesempatan ini, Bung Djai, mengusulkan perlunya P4KF memprakarsai pertemuan antar para Pimpinan parpol tingkat Provinsi NTT guna menyamakan persepsi dan aksi terkait pemenuhan persyaratan administratif usulan pembentukan Daerah Persiapan Otonom Baru Provinsi Kepulauan Flores (DPOB- PKF) yang menjadi kewenangan provinsi induk sesuai ketentuan UU 23/2014.

“Jika para Ketua Parpol tingkat Provinsi NTT punya niat baik yang sama untuk melahirkan PKF maka suka tidak suka, setiap anggota DPRD Provinsi NTT dari setiap parpol perlu diintrsuksikan untuk melakukan langkah politik guna melahirkan persetujuan bersama DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT tentang Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores dalam waktu dekat. Untuk ini kami sarankan agar P4KF segera gelar pertemuan khusus terbatas lintas pimpinan parpol guna menyamakan persepsi dan aksi terkait PKF”. tegas Ketua PPP NTT kepada Ketum P4KF.

Sementara itu, Majelis Pertimbang PPP NTT, H.Umar Lapaleng asal Flores Timur dengan tegas menyatakan “PKF HARGA MATI, harus diperjuangkan hingga tetes darah terakhir .

“Sebagai Keturunan Orang Flores, kita ingin agar daerah kita mengalami kemajuan yang setara dengan daerah maju lainnya di Indonesia. Untuk ini PKF harga mati dan mari sama-sama kita perjuangkan hingga tetes darah terkahir”.tegasnya .

Saat yang sama, Majelis Syariah PPP NTT, H. Aly Rosydi Kasbolloh menyatakan pentingnya anggota DPRD Provinsi NTT asal Kepulauan Flores secara lebih proaktif memperjuangkan PKF di lembaga politik DPRD PROVINSI NTT.

“Kuncinya ada di Ketua DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT. Olehnya kita mengharapkan anggota DPRD Provinsi NTT umumnya dan secara khusus dari Kepulauan Flores untuk menyuarakan perlunya DPRD PROVINSI NTT DAN GUBERNUR NTT menenuhi persyaratan administratif usulan pembentukan Daerah Persiapan Otonom Baru Provinsi Kepulauan Flores secepatnya”, tegas H. Aly Rosyidi .

Diakhir pertemuan, Ketum P4KF menyatakan kegembiraaan serta terima kasih atas atensi dan komitmen dari PPP NTT untuk ambil bagian secara nyata dan terukur dalam proses legal administratif usulan pembentukan Daerah Persiapan Otonom Baru Provinsi Kepulauan Flores.

“SALAM SATU TEKAD MENJEMPUT PKF DEFENITIF 2028”.

(LM/132).