oleh

PN Lubuk Pakam Kembali Gelar Sidang Perkara Perdata Register 78

-Berita-222 Dilihat
 
Laskarmedia.com, Medan : Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam kembali menyidangkan perkara perdata Register Nomor 78/Pdt.G/2021/PN.LBP, Senin 30/8/2021 dengan agenda penyempurnaan pembuktian.
 
Dalam sidang diketuai hakim, Rina Lestari Br Sembiring,SH,MH  mengagendakan penyempurnaan pembuktian tanah Register Nomor 78/Pdt.G/2021/PN.LBP seluas sekitar belasan hektare berlokasi Jalan Serasi Pasar 7 Sei Semayang Kabupaten Deliserdang.
 
Kuasa hukum 52 warga penggugat, Andi Ardianto, SH didampingi salah seorang penggugat, H Hasmi Adami kepada media ini menjelaskan pihaknya menggugat, I Gede Hurip, PTPN II, BPN Deli Serdang dan Notaris atas permasalahan tanah yang dibeli oleh para penggugat secara kaplingan dari I Gede Hurip.
 
Di mana setelah dibeli oleh para penggugat sekitar tahun  2001, namun di tahun 2018 oleh PTPN II mengklaim jika tanah tersebut termasuk ke dalam areal HGO Nomor 90 dengan melakukan okupasi atau membludozer terhadap tanaman penggugat.
 
“Kami selaku kuasa hukum penggugat sangat menyayangkan atas tindakan PTPN II tersebut menjadi timbul pertanyaan dari kami kenapa baru di tahun 2018 atau setelah 17 tahun PTPN II melakukan okupasi,” kata Andi.
 
Dalam hal ini Andi berharap kepada majelis hakim agar bersikap.netral dalam menjalankan proses persidangan, dan tidak bergeming apabila ada intervensi dari pihak manapun.
 
“Sehingga dalam mengambil keputusan nantinya sesuai dengan fakta hukum dan sesuai dengan rule of the law,” ujar Andi usai sidang yang digelar  sekitar 15 kali itu.
 
Sementara itu saat dikonfirmasi menjelang sidang, I Gede Hurip sebagai tergugat I berharap kepada pihak penggugat agar dalam penyempurnaan  pembuktian  dengar baik.
 
 I Gede Hurip menyatakan sebelumnya  ia membeli tanah itu dari masyarakat. Kemudian menjual lagi secara kaplingaan akhir tahun 2001. Baru kemudian 2018 PTPN II melakukan okupasi tanah tersebut.(yar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.