Permalukan PHL Ende, Mbay Indah Squad Lolos Ke Babak Final

Olahraga361 Dilihat

 

Oleh : Bambang Noerdiansjah

Laskarmedia.comMBAY– Mbay Indah Squad memastikan lolos ke babak grandfinal setelah berhasil menekuk tim Panggo Hantu Laut (PHL) dengan Skor 6 – 2 pada laga semi-final Turnamen Futsal piala kemerdekaan ke-2 tahun 2022 di Mbay Futsal Stadium Berdikari Danga Minggu 28 Agustus 2022.

Penampilan kedua tim sejak babak penyisihan cukup menyedot perhatian publik pecinta futsal Kota Mbay.

PHL yang merupakan salah satu tim kuat berasal dari Kabupaten Ende yang dihuni oleh sejumlah pemain berpengalaman serta memiliki nama besar dalam dunia futsal belakangan ini.

Meski demikian, tidak menjadi sebuah ancaman bagi tim Mbay Indah Squad yang juga memiliki pemain dengan segudang pengalaman. 

Kick off babak pertama dimulai, para pemain Mbay Indah Squad dibawah sang Kapten Ebi mulai membangun serangan dengan pola satu dua.  

Alhasil, pada menit kedua babak pertama, Hanif sang Anchor tangguh Mbay Indah Squad melalui kaki kanannya berhasil membobol gawang PHL, memanfaatkan kemelut didepan gawang yang dikawal Artafan dan mengubah kedudukan dipapan skor menjadi 1-0. Tertinggal 0-1 dari Mbay Indah Squad, anak-anak PHL yang dipandu sang Kapten Alfian terus melakukan gempuran ke area pertahanan tim dengan julukan Laskar Ngandung Moles . 

Dengan kepiawaian sang Kapten Alfian, berhasil merangsek masuk ke area pertahanan Mbay Indah Squad dan melesakan satu syutingan keras, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-5 babak pertama. 

Kedudukan 1-1, tensi permainan semakin keras yang dilakoni oleh kedua tim di hadapan para supporter fanatik. Pertunjukan skill baik secara tim maupun individu dari kedua tim cukup menghibur para penonton yang memadati tribun Futsal Berdikari Danga Mbay dengan kapasitas 1000 penonton. 

Pada menit ke 10, pemilik nomor punggung 5 PHL, Erick berhasil mengubah kedudukan untuk keunggulan timnya menjadi 2-1 setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang Mbay Indah Squad.

Meski tertinggal 2-1, anak anak Mbay Indah Squad tetap tenang dengan terus memainkan si kulit bundar dari kaki ke kaki. Melalui sang pivot Iriawan bernomor punggung 99, menyuplai bola ke sektor kiri pertahanan PHL, dimanfaatkan oleh Syukron secara baik dengan melesakan bola ke sudut kanan gawang PHL, menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke- 11.

Di penghujung babak pertama, Syukron Mbay Indah Squad berhasil menambah satu gol lagi ke gawang PHL di menit ke -13. Kedudukan berubah menjadi 3-2 untuk Mbay Indah Squad hingga usai babak pertama. 

Memasuki babak ke 2, Mbay Indah Squad mulai melakukan tekanan demi tekanan ke area pertahanan PHL Ende. Dengan permainan tiki-taka ala Barca melalui sentuhan satu dua Hanif dan Iriawan, kembali menciptakan peluang bagi Sukron untuk melakukan syutingan keras menghasilkan hatrick di menit ke-5 babak kedua bagi tim Mbay Indah Squad. Lagi – lagi Sukron kembali memperbesar keunggulan timnya menjadi 4-2 dan membuat pemain PHL tidak berkutik di hadapan ribuan penonton dan supporter dari kedua tim. 

Tertinggal 2-4 dari Mbay Indah Squad, cukup mengganggu psikologi anak – anak PHL, pola permainan PHL yang dilakoni di awal  babak pertama hilang dari lapangan hijau, tidak mampu mengimbangi tekanan dari anak – anak Mbay Indah Squad duet Iriawan dan Ebi. 

Dengan dukungan full para supporter fanatik Mbay Indah Squad, menambah enerji baru bagi anak – anak Mbay Indah Squad untuk melakukan gempuran demi gempuran tanpa ampun ke pertahanan PHL yang dikawal oleh Anchor mentereng Alfian. 

 Pada menit ke -10 babak kedua, melalui skill individu, Iriawan  berhasil melewati  beberapa pemain belakang PHL beserta penjaga gawang andalan (Artafan) dan menyumbang satu gol untuk keunggulan Mbay Indah Squad menjadi 5-2, sekaligus membukukan topskor sementara dengan koleksi 20 gol.

Di akhir babak kedua,tepatnya di menit ke 14, Ebi meyakini tim dan seluruh supporter Mbay Indah Squad untuk lolos ke babak Grandfinal  dengan kemenangan 6-2 setelah mencetak satu gol ke gawang PHL.

Diketahui, Mbay Indah Squad di bawah asuhan sang manajer Mildan Syamsudin, Awi Mareng dan Fikar Karangaseng sebagai pelatih (Coach). LM/132.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *