Peringati Hari Pahlawan, Wabup Nagekeo : Semangat Gotong Royong Dapat Menghempas Politik Devide Et Impera

Daerah, Politik279 Dilihat
Wakil Bupati Nagekeo pada peringatan Hari Pahlawan di Halaman Kantor Bupati Nagekeo civic centre Mbay


Laskarmedia.com, Mbay –
– Pada peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 Nopember 2021 di Mbay, Nusa Tenggara Timur, Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja dalam sambutannya mengatakan bahwa problem terbesar bangsa Indonesia pada zaman pra kemerdekaan yakni terjebak dalam pola pendekatan politik Devide et Impera yang dilakukan oleh penjajahan untuk menguasai bumi nusantara ini.

Akibatnya, Indonesia mengalami penderitaan karena penjajahan selama kurang lebih 350 tahun. Penderitaan yang panjang dan menyakitkan yang dialami ribuan bahkan jutaan rakyat Indonesia ketika itu, menjadikan rakyat Indonesia sadar dan bangkit serta mengobarkan api perlawanan dimana mana.

Tanpa memandang perbedaan suku, agama dan ras, semua bersatu padu melalui semangat gotong royong demi meraih sebuah kebebasan yang hakiki yakni negara yang merdeka, berdaulat adil dan makmur.

“Negeri ini mengalami penjajahan yg panjang dan menyakitkan. Semangat gotong royong yang ditumbuhkan menjadikan peperangan rakyat Indonesia dikobarkan diseluruh pelosok negeri ini. Meskipun Perlawanan terhadap penjajahan memakan waktu yang cukup panjang, dan selalu menemukan kegagalan hingga beratus ratus tahun akibat kita terpecah pecah oleh politik adu domba (devide et impera), namun pada akhirnya kita bebas dan merdeka sebagai negara yang berdaulat”.Kata Wabup Marianus.

Pengibaran Bendera Merah Putih pada Peringatan Hari Pahlawan.

Lanjut Marianus, melalui semangat gotong royong yang telah diwariskan oleh para pahlawan,segenap pejuang kemerdekaan, untuk mencapai satu tujuan hingga pada akhirnya bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Sangihe hingga Rote, mampu mengalahkan penjajahan selama 350 tahun.

“Kita harus terus menggelorakan semangat gotong royong dan persatuan dan kesatuan indonesia. Perbedaan justru memperkaya memperkuat kita bangsa Indonesia seraya mengembangkan toleransi terhadap perbedaan yg ada berdasarkan semboyan kita Bihneka Tunggal Ika, meskipun kita berbeda namun tetap dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan”. Demikian disampaikan Marianus dalam sambutannya.

Upacara peringatan Hari Pahlawan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Bupati Nagekeo civic centre Mbay yang dihadiri oleh Kapolres NAGEKEO AKBP Agustinus Hendrikus Fai SH, MH, Danramil 1625 Ngada Kapten Inf Supriyanto, Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo Marselinus Ajo Bupu,
Danpos Angkatan Laut Mbay (Danpos AL Mbay) Letda Laut Hendro Setiawan, Para pimpinan OPD Kabupaten Nagekeo, dengan jumlah peserta yang hadir kurang lebih 300 orang. (LM-132)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *