oleh

Penghentian Operasional Wings Air Rute Kualanamu Medain – Gunungsitoli Nias Membawa Dampak Buruk pada Ekonomi Rakyat

-Berita, Ekonomi-81 Dilihat

Laskarmedia.com – Nias Selatan : Maskapai Wings Air menghentikan penerbangan dari Bandar Udara Binaka Gunungsitoli, Sumatra Utara ke Kualanamu, Medan akibat penerapan dokumen tes swab PCR bagi penumpang.

Manajemem Wings Air terpaksa menghentikan sementara rute Gunungsitoli-Kualanamu, Medan, lantaran penerapan dokumen PCR sebagai syarat melakukan perjalanan sesuai surat edaran Nomor 17 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada masa pandemi, dinilai sangat memberatkan penumpang.

Selain itu, kebijakan pemerintah yang kurang memperhatikan ketersediaan fasilitas kesehatan untuk pemberlakuan PCR, berdampak pada lumpuhnya akses transportasi udara di Pulau Nias dan terisolasi untuk beberapa saat ke depan. 

Arisman Zagoto yang ditemu oleh Reporter Laskarmedia.com (25/8/21) mengatakan bahwa Penghentian rute Gunungsitoli- Kualanamu Medan memberikan dampak pada ekonomi masyarakat Nias terutama para pelaku usaha dan Para Pegawai Pemerintah. Nias menjadi terisolir , karena itu Arisman Zagoto mengusulkan agar ke Lima Kabupaten Kota bersatu mencari Solusi dengan cara membantu subsidi Biaya PCR kepada calon Penumpang  sehingga tidak merugikan pihak Maskapai Wings Air dalam operasionalnya karena kekurangan peumpang.

Arisman Zagoto mantan Anggota DPRRI asal Nias mengusulkan kepada Pemerintah kelima Kabupaten Kota bersatu memfasilitasi pengadaan Moblie Laboratorium pemeriksaan PCR seperti yang pernah dilakukan oleh Kabupaten Magetan. Dana Refokusing yang dikhususkan untuk penanganan Covid 19 dengan demikian calon penumpang terbantu dan Maskapai Wings Air juga membuka kembali rute penerbangan Kualanamu – Gunungsiotoli. (Nofrianto Gulo)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.