Pelaku Penganiaya Janda 5 Anak Di Ulunoyo Nias Selatan Ditangkap

Berita, Daerah, Hukrim, Peristiwa1391 Dilihat

Laskarmedia.com, Nias Selatan — Yobedi Halawa (40) alias Ama Tati Toke Karet Pelaku Penganiaya  Seorang Janda 5 Anak Warga Desa Amorosa Kecamatan Ulunoyo Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara ditangkap oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Nias Selatan yang dipimpin langsung oleh IPDA. Surya Hadi Kanit I Pidum Satreskrim Polres Nias Selatan dibantu oleh Polsek Lolowa’u yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Adolf M Purba pada Jumat 4/3/2022 Sekita pukul 15.00 WIB.

Dalam Operasi Penangkapan Tim Gabungan Satreskrim Polres Nias Selatan yang dibantu oleh Personil Polsek Lolowa’u sempat mengalami hambatan karena Pelaku Yobedi Halawa tidak sedang berada dirumahnya bersembunyi di tempat lain, Tim Polri melakukan pendekatan Persuasif kepada Pelaku melalui Kepala Desa, namun tidak juga berhasil ditemukan keberadaanya pada Kamis 3/4/2022.

Tim Satreskrim Polres yang dikomandoi langsung oleh Kanit I Pidum Satreskrim Polres Nias Selatan IPDA SURYA HADI tidak putus asa mencoba dengan cara lain dan hasilnya tidak sia-sia sekitar Pukul 15.00 WIB pada Hari Jumat Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung di bawa ke Mapolsek Lolowa’u untuk diamankan sebelum dibawa langsung ke Mapolres Nias Selatan.

Adapun kronologis penganiayaan yang dialami oleh Atimina Ndruru berawal saat Atimisa Ndruru sebagai korban hendak menjual Getah karet miliknya kepada Pelaku Yobedi Halawa yang dikenal sebagai Juragan / Toke (Patron Klien) Karet diwilayah Ulunoyo pada hari Sabtu 26/2/2022 sekitar Pukul 19.00 WIB.

Setelah Karet milik Korban Atimisa Nduru ditimbang seberat 40 kg, pembayaran harga pembelian karet tidak langsung dibayar oleh Pelaku Yobedi Halawa kepada Atimisa Ndruru. Beberapa saat Korban menunggu  gilirannya dipanggil untuk menerima pembayaran, sambil menunggu Atimisa Ndruru melihat Yobedi Halawa marah-marah tanpa sebab, Atimisa Ndruru memilih diam karena merasa bukan kepada dirinya Pelaku marah.

Setelah selesai pembayaran kepada penjual karet lainnya, Atimisa Ndruru mendatangi Pelaku dan meminta pembayaran, bukan uang pembayaran yang diterima melainkan Tamparan diwajah dan didada Atimina Ndruru, sontak saja Atimisa Ndruru kaget dan bertanya kepada Pelaku kenapa memukul saya , bukannya pelaku behenti menganiaya Korban melainkan semakin membabi buta. Karena tidak kuat dan tidak berdaya melawan Pelaku, korban melarikan diri ke rumah warga meminta perlindungan.

Untuk meminta perlindungan hukum Korban Atimisa Ndruru Senin 28/2/2022 mendatangi Mapolres Nias Selatan untuk membuat laporan pengaduan dan diterima dengan baik oleh Polres Nias Selatan dengan nomor Laporan : STTLP/B/55/II/2022/SPKT/POLRES NIAS SELATAN/ POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 28 Februari 2022 Pukul 15.52 WIB.

Atimisa Nduru selaku korban mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres Nias Selatan yang telah merespon laporan pengaduan Saya sehingga Pelaku berhasil diamankan, semoga pelaku dihukum sesuai peraturan yang berlaku apalagi perlakuan kepada kamu perempuan yang selalu dianggap lemah.

Uang pembelian harga karet saya itu sampai sekarang pun belum saya terima, sedianya uang itu saya perlukan untuk membiayai pembelian beras untuk ke 5 anak-anakku, Saya seorang janda yang telah ditinggal suami tahun lalu berjuang hidup dan bertindak sebagai ayah sekaligus ibu bagi anak-anak Saya yang masih kecil-kecil, kami tidak punya tempat tinggal, saat ini kami menompang dirumah warga yang berbelas kasihan pada kami, rumah kami berada di kebun (OSE) itupun tidak layak huni, sejak suamiku meninggal kami tidak berani lagi tinggal di Pondok (Ose) tuturnya kepada wartawan Laskar Media Grup saat ditemui dirumahnya.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Amorosa yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan “Terima Kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) khususnya kepada Bapak Kanit Satreskrim Polres Nias Selatan yang terjun langsung mengamankan Pelaku, Kami warga Desa Amorosa selama ini resah dengan perilaku Yobedi Halawa (Pelaku) yang tidak segan-segan menganiaya warga yang berani melawan padanya, harga karetpun sesuka hatinya menentukan harga dan kalau tidak dijual kepadanya bisa saja dia menyerang warga tersebut”.

Ketika Wartawan menghubungi Kasat Reskrim Polres Nias Selatan AKP. Freddy Siagian, SH melalui  Komunikasi Pesan WathsApp membenarkan telah dilakukan tindakan pengamanan kepada Pelaku dan selanjutnya segera dilakukan Pemeriksaan dan Gelar perkara untuk melengkai berkas dikirimkan ke JPU Nias Selatan, Kasat Reskrim juga berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan khususnya Laskar Media Grup yang telah membantu Kepolisian mengungkap kasus ini sehingga memudahkan Kepolisian dalam menjalankan tugasnya memberikan rasa nyaman kepada warga.

Peran media sangat dibutuhkan melakukan sosial kontrol baik terhadap kinerja kepolisian maupun masyarakat, tanpa media kamipun tidak mungkin menjangkau semua informasi yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, karena itu kerjasama yang baik ini kedepan kita tingkatkan, Kami siap dikritik jika ada yang kurang memuaskan dalam pelayanan, Wilayah Hukum Nias Selatan ini cukup luas sementara personil Polres Nias Selatan sangat terbatas, karena itu Peran media sangat diharapkan, Kata IPDA. Surya Hadi kepada Wartawan Laskar Media Grup saat ditemui dilapangan. (LM-023/LM-211)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *