Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Dibebaskan Polrestabes Medan, Ada Apa Ini?

Berita, Hukrim701 Dilihat
Foto:Pelaku cabul berinisial PG (49) digiring petugas di Polrestabes Medan.


Laskarmedia.com, Medan-
-Dugaan tangkap lepas oleh Polrestabes Medan-Polda Sumut, atas pelaku pencabulan berinisial PG (49) terhadap anak berinisial MNH (14) mendapat sorotan dari masyarakat Kota Medan.

Salah seorang warga, sebut saja Roky, yang tinggal dekat dengan kediaman tersangka PG mengatakan, pelaku pencabulan tersebut diringkus polisi, Kamis (14/10/2021), setelah melakukan aksi bejatnya pada September 2021. “Dia ditangkap Unit Reskrim pada Kamis (14/10/2021), kok bisa lepas ya, Bang?” ujar Roky kepada pers, Sabtu (27/11/2021).

Roky juga merasa heran, mengapa pelaku cabul terhadap anak di bawah umur bisa lepas. “Apa bisa berdamai kasus pencabulan di bawah umur?” ungkapnya, bingung.

Menurut keterangan narasumber, pada Jumat (19/11/2021) sore, pelaku terlihat keluyuran di Jalan Persatuan Raya, Pasar 4, Kecamatan Labuhan Deli, lalu Sabtu (20/11/2021) malam, pelaku datang ke rumah ibadah, dan Minggu (21/11/2021) pelaku mengikuti kegiatan ibadah, sambil bercerita kepada sesama jemaat dengan mengatakan, uangnya banyak, makanya dia bebas dari jeratan hukum.

“Uangku banyak, makanya aku bisa bebas dari jeratan hukum,” ujar narasumber menirukan ucapan pelaku.

Kemudian, masih kata narasumber, Senin (22/11/2021) pagi, pelaku keluar dari rumahnya naik sepeda motor dan bawa ransel. “Lalu mobil miliknya Avanza Veloz BK 1926 AAG keluar pada Senin malamnya tapi yang mengemudi kurang tahu, Lae,” terang narasumber yang kebingungan.

Sebelumnya, Polrestabes Medan, Kamis (21/10/2021), dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko memaparkan, bahwa tersangka (PG) dituntut dengan pidana penjara paling sedikit lima tahun dan paling lama 15 tahun penjara dan atau denda Rp 5 milliar.

Terpisah, Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko, ketika dikonfirmasi pers, Sabtu (27/11/2021) malam, melalui pesan singkat Whatsapp, belum merespons saat dikonfirmasi perihal mengapa pelaku cabul terhadap anak di bawah umur bisa dilepas petugas. (LM-009)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *