P4KF TERUS BEKERJA UNTUK MEWUJUDKAN PROPINSI KEPULAUAN FLORES

Berita532 Dilihat

LASKARMEDIA.COM,MBAY-Perjuangan masyarakat Flores dan Lembata dalam upaya menghadirkan PKF menjadi satu DOB di Indonesia terus di lakukan. Berbagai upaya ditempuh oleh seluruh masyarakat Flores, para tokoh Florata baik yang di NTT maupun Diaspora, demi mewujudkan cita – cita bersama, menjadikan Flores menjadi Propinsi baru di Indonesia. Di bawah pimpinan Adam Jehamat selaku Ketua P4KF, perjuangan mewujudkan PKF terus digaungkan ke seluruh penjuru negeri.

Pada hari Senin 03 Oktober 2022, sesuai rencana Pusat Sekretariat P4KF di Ruteng-Manggarai, Kepulauan Flores-Indonesia , akan menggelar Rapat Kerja (raker) P4KF di Ibukota Provinsi NTT di Kupang, tepatnya di Fatululi Kupang.

Adapun hasil raker tertuang dalam BERITA ACARA KESEPAKATAN HASIL RAPAT KERJA P4KF yang diperoleh dari Ketua P4KF Adam Jehamat di Sekretariat Pusat P4KF Ruteng Manggarai Jumad (07/10/2022).

Salah satu dari sepuluh poin kesepakatan yg dihasilkan dalam raker P4KF ini adalah beraudiensi dengan Pimpinan DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT. Untuk ini Ketua Umum P4KF Adrianus Jehamat, A.Md di dampingi Kabid Hukum Dan Politik P4KF, Walterius Jemaan, S.H.M.Hum telah menemui Staf Protokol Gubernur, Eman pada Kamis 06-10-2022 di Bagian Protokol Kantor Gubernur NTT seraya menyampaikan surat perihal Mohon Kesediaan Beraudiensi, tujuan Gubernur NTT.

Raker P4KF dipimpin langsung oleh Ketua Umum P4KF Adrianus Jehamat,A.Md , didampingi Kabid Hukum Dan Politik P4KF, serta Kabid Diplomasi Stratik P4KF, Frans Mado,SP , dan sejumlah pimpinan parpol tingkat Provinsi NTT, antara lain Ketua Partai Perindo NTT Jonatan Nubatonis, Ketua Partai Demokrat NTT Leonardus Lelo, Sekretaris PKB NTT Donatus Djo bersama unsur pimpinan PKB NTT lainnya yakni Stefanus Stanis, dan A. Sebastian Ola.

Adapun sejumlah pimpinan parpol tingkat NTT lainnya seperti Emi Nomleni, Ketua PDIP NTT berhalangan hadir karena mengikuti acara kedukaan terkait meninggalnya Sekda NTT, Domu Warandoy.

Melalui surat perihal Mohon Kesediaan Beraudiensi tujuan Ketua DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT, P4KF mengharapkan Kesediaan waktu terbaik Gubernur untuk menerima kunjungan TIM PEMBAWA USULAN ASPIRASI PEMBENTUKAN DAERAH PERSIAPAN OTONOM BARU PROVINSI KEPULAUAN FLORES yang terdiri dari unsur eksekutif dan legislatif serta perwakilan masyarakat dari sembilan kabupaten di Kepulauan Flores yg menjadi bagian dari cakupan wilayah Provinsi Kepulauan Flores (PKF) .

Waktu kunjungan tim Pembawa Usulan Aspirasi PKF ini akan diumumkan kemudian setelah mendapatkan tanggapan Ketua DPRD PROVINSI NTT DAN GUBERNUR NTT atas surat P4KF perihal mohon kesediaan beraudiensi.

Sebelumnya , P4KF telah menyampaikan usulan aspirasi Pembentukan Daerah Persiapan Otonom Baru Provinsi Kepulauan Flores kepada Gubernur NTT dan Ketua DPRD Provinsi NTT sejak 2013, 2014, 2015, dan tanggal 05-05-2022. Dengan demikian P4KF telah bersurat sebanyak empat kali tujuan Ketua DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT, dan akan disusul untuk kelima kalinya saat kedatangan Tim Pembawa Usulan Aspirasi PKF yang akan datang.

Khusus untuk Ketua DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT saat ini, P4KF baru satu kali mengajukan Surat perihal Usulan Aspirasi Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores pada bulan Mei 2022. Surat tersebut sudah berada di meja kerja Ketua DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT, namun hingga saat ini belum ada tindaklanjutnya.

“Harapan P4KF kiranya Ketua DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT berkenan untuk duduk bersama dan berproses dalam rangka memenuhi persyaratan usulan pembentukan Daerah Persiapan Otonom Baru Provinsi Kepulauan Flores ( DPOB-PKF) Tahun 2022 sesuai ketentuan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam UU ini , salah satu persyaratan administratif usulan pembentukan DPOB-PKF adalah adanya Persetujuan Bersama DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT tentang Pembentukan Daerah Persiapan Otonom Baru Provinsi Kepulauan Flores sebagai pemekaran dari Provinsi NTT. Dari seluruh persyaratan usulan pembentukan DPOB-PKF, baik persyaratan dasar kewilayahan dan persyaratan administratif, hampir 90% telah terpenuhi oleh P4KF. Yang sulit justru persyaratan administratif usulan yg menjadi kewenangan DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT berupa persetujuan bersama DPRD Provinsi NTT dan Gubernur NTT tentang Pembentukan Daerah Persiapan Provinsi Kepulauan Flores. Olehnya P4KF sungguh berharap kiranya Gubernur NTT dan DPRD NTT segera duduk bersama dan beroroses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan”.Demikian disampaikan Ketua Umum P4KF Adam Jehamat dari Kupang WhatsApp Jum’ad 07-10-2022.(LM/132).