Nama Seorang Jurnalis Muncul Saat BPK RI Lakukan Pemeriksaan Di Salah Satu Sekolah Di Madina

Berita69 Dilihat

Laskarmedia.com.Mandailingnatal-Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) lakukan pemeriksaan pada Pembangunan Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) tahun anggaran 2020 yang berlokasi di Desa Sayur Maincat Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal .

Anehnya, dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh tim BPK-RI muncul sebuah nama seorang jurnalis yang sudah populer di dunia kejurnalistikan selama ini di Kabupaten Mandailing Natal, yang mana hal itu justru membuat gempar di mata dunia kewartawanan, mengapa dan ada apa?.

Pasalnya, pada pembangunan gedung sekolah TK di Desa Sayur Maincat Kecamatan Hutabargot tersebut ditemukan adanya data yang disinyalir tidak sesuai dengan draft pelaksanaannya, sehingga temuan ini mencuat dan muncul ke publik sebuah soft copy pemanggilan terhadap sejumlah nama terkenal di Kabupaten Mandailing Natal, termasuk salah satunya adalah nama seorang jurnalis ternama di Madina.

Saat di konfirmasi ke kantor Kejari Madina, Kepala Kejaksaan Negeri (kejari) Mandailing Natal selasa 19/Maret 2024 sedang tidak berada di kantor, namun awak media terus mencoba untuk melakukan konfirmasi pada saat jam kerja berikutnya.

Kemudian saat dihubungi via seluler, Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ‘Novan Hadian’ mengaku sedang berada di Kota Medan seraya berkata agar menunggu sampai beliau kembali dari Kota Medan.

“Tunggu saya pulang dulu dari Medan”.ucap Novan

Merujuk kepada undang-undang Negara Republik Indonesia tahun 1945 berbunyi bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, bunyi UUD’45 tersebut dapat dijabarkan termasuk kepada Pendidikan, bahwa setiap anak maupun bangsa di bumi pertiwi layak untuk mendapatkan pendidikan yang semestinya, namun jika dari pembangunan gedung sekolahnya saja sudah bermasalah, bagaimana bisa pendidikan tersebut akan dapat diterapkan dengan baik kepada para anak didik, apalagi itu masih tahap taman kanak-kanak.

Nama yang mencuat dalam temuan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK-RI menjadi tanda tanya besar bagi publik tentang sejauh mana dan sebagai apa keterlibatan sejumlah nama tersebut dalam proses pembangunan gedung sekolah TK yang ada di Desa Sayur Maincat Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal.

Andai nama-nama yang masuk dalam draft pemanggilan tersebut terlibat dalam tindak pidana korupsi maka yang bersangkutan harus mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatan yang telah dilakukan dan ditindak sesuai dengan proses hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jefrry Barata lubis salah seorang jurnalis di Mandailing Natal saat di konfirmasi via WhatsApp tidak memberi komentar, saat di telfon tidak diangkat . (LM 095)