www.Laskarmedia.com,MBAY-Bertempat di Mushola Nanganumba Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, rumah baca Mustika Ende berikan bantuan berupa perlengkapan sholat dan Al Qur’an kepada umat dan anak-anak pengajian yang ada di Mushola Nanganumba.
Mushola Nanganumba adalah Mushola yang baru di kerjakan pada bulan Juni 2022 ini. Mushola ini merupakan kebutuhan umat yang ada di daerah tersebut. Pembangunan musholla tersebut di bangun oleh umat muslim dan di bantu juga oleh masyarakat setempat yang merupakan non muslim serta beberapa bantuan lainnya dari rekanan maupun sumbangan lainnya. Dan sampai dengan saat ini pengerjaan masih berjalan sekitar 80% pembangunan Musholla tersebut.
Atas dasar inilah Iin Herlina Dewi yang merupakan founder dari rumah baca Mustika ende pada saat mendengar kabar pembangunan musholla tersebut dari salah seorang masyarakat yang ada di daerah tersebut langsung berinisiatif untuk memberikan bantuan tersebut.
Iin Herlina menyampaikan bahwa bantuan yang di berikan tersebut merupakan bentuk kepeduliannya kepada masyarakat muslim yang ada di daerah tersebut. “ Saya bersama dengan teman – teman saya di Rumah baca Mustika selama ini bergerak di sosial seperti ini sudah lama, hati kami merasa bahagia ketika kami melihat senyuman pada saat kami memberikan bantuan kepada masyarakat”. Ujarnya.
“ Bantuan yang kami berikan adalah perlengkapan sholat, Al Qur’an dan iqra yang terkumpul oleh kami para relawan dan beberapa donatur lainnya kepada rumah baca Mustika. Kami berharap bantuan yang kami berikan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat yang menerimanya”. Ujar Iin.
“ Rumah baca Mustika di dirikan di ende, NTT tanggal 12 Desember 2017 dan sampai sekarang masih eksis, moto kami rumah baca Mustika adalah menebar kebaikan sampai ke pelosok negeri, dan Fokus kegiatan kami adalah menjadi perpanjangan tangan orang-orang baik dalam bentuk pengembangan literasi, alsi dan kegiatan sosial kemanusiaan, dan kegiatan amal dan keagamaan”. Pungkasnya.
Salah satu relawan bernama saya Tri oktaviani biasa dipanggil Fani yang Saat ini masih berkuliah di semester terakhir di Universitas terbuka dengan mengambil jurusan perpustakaan menyampaikan bahwa Iin Herlina Dewi merupakan Sosok inspiratif baginya.
“Saya ingin bercerita tentang sosok inspiratif bagi saya yaitu seorang perantau di Ende, krn beliau berasal dari Medan sumatera Utara dan tinggal di Ende sdah hampir 8 tahun, beliau bernama IIN HERLINA DEWI, tapi kami biasa memanggil beliau dengan mak mustika, karena beliau adalah pendiri RUMAH BACA DI ENDE sejak tahun 2017”. Ujarnya.
Kisah beliau sampai mendirikan rumah baca di ENDE sungguh menggugah nurani, beliau Yang tak punya keluarga, tak punya teman dan hidup hanya berdua dengan suami mengelola sebuah usaha kecil, terpikir Untuk memajukan pendidikan di pelosok dengan mendirikan rumah baca dan mengantarkan bahan bacaan langsung ke anak-anak di pelosok tanpa melihat suku, ras dan agama, pada awal pergerakan beliau semuanya dilakukan hanya berdua dengan suami, keluar masuk pelosok dengan membawa bahan bacaan dan berbagi alquran serta iqra untuk yg membutuhkan dengan dana pribadi. Tapi pada akhirnya pergerakan beliau dilihat oleh beberapa orang dan teman2 beliau dan pada akhirnya, sampai skrg beliau menjadi perpanjangan tangan untuk menjangkau anak2 di pelosok dengan segala kegiatan literasi yang menyenangkan. Pungkas Fani.
Karena pergerakan beliau maka pada akhirnya saya tersentuh untuk menjadi bagian dari cerita indah dan inspirasi ini, dan akhirnya saya bergabung menjadi relawan di rumah baca mustika sejak tahun 2020 dan sampai skarang. Tambahnya.
Iin Herlina juga menambahkan Jika ada pihak donatur yang ingin menitipkan apapun baik untuk keperluan sekolah, kebutuhan ibadah dan kegiatan sosial lainnya, Bisa melalui rumah baca mustika silakan DM langsung ig atau fb nya @rumahbacamustika.(LM/132).

















