M E R D E K A U N T U K M E M B A N G U N P E N J A M I N A N M U T U

1, * Muhammad Sontang Sihotang, **, 2 Dara Aisyah
1 Prodi Fisika FMIPA, 2 Prodi Ilmu Administrasi Publik FISIP
*Pusat Unggulan Inovasi (PUI) Karbon, Universitas Sumatera Utara
** Kabiro Laskar Media Langkat dan Binjai
Abstrak
Salah satu persoalan yang sangat mendesak dalam pembangunan di Indonesia saat ini adalah kualitas sumber daya manusia, terutama yang dihasilkan oleh pendidikan tinggi yangmenjadi sumber inovasi dan solusi bagi pembangunan bangsa. Kondisi ini tentunya mengganggu pembangunan di segala bidang dan stabilitas nasional sehingga harus diselesaikan dengan maksimal. Salah satu bentuk praktek yang semakin mengemuka dan terasa manfaatnya sebagai partner pembangunan dalam Pendidikan tinggi adalah Inovasi Sosial. Inovasi Sosial Perguruan Tinggi adalah sebuah aktivitas efektif yang secara strategis berfokus pada usaha mengatasi masalah sosial serta membawa perubahan. Salah satu aktivitas Inovasi Sosial Perguruan Tinggi dalam rangka pembentukan Kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang berbasis Inovasi, untuk menjamin mutu adalahProgram Pemanfaatan Sampah menjadi Berbagai Produk Keperluan Masyarakat melalui Model Triple Helix. Model ini merupakan metode pemberdayaan untuk dosen, mahasiswa dan komunitas yang melibatkan tiga aktor, yaitu perguruan tinggi (inventor), industri / perusahaan (Teaching Factory) dan pemerintah (Policy Maker). Model Helix adalah model kemitraan Perguruan Tinggi dalam rangka pelaksanaan Program inovasi sosial Universitas yang memberikan solusi terhadap permasalahan sampah. Peran Inovasi Sosial Universitas merupakan persoalan mutu pada pendidikan tinggi yang menjadi penting untuk dijadikan satu kajian khusus dalam upaya perbaikan pendidikan yang berdampak kepada pembangunan manusia Indonesia di berbagai bidang. Tulisan ini menggambarkan bagaimana penjaminan mutu perguruan tinggi yang telah dilaksanakan di Indonesia agar mempunyai arah yang jelas. Oleh karena itu, perlu dibuat grand design sistem penjaminan mutu untuk mengatasi masalah masih rendahnya mutu pendidikan tinggi yang ada di Indonesia. Pendidikan harus lebih berperan dalam membangun seluruh potensi manusia agar bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan nasional, karena di pendidikan tinggi inilah para peletak pembuat kebijakan, analis, konsultan, ilmuwan, dan para perekayasa teknologi seharusnya lahir dengan tidak hanya mementingkan kepintaran, tetapi lebih dari itu terwujud pembangunan karakter (revolusi mental) generasi penerus bangsa yang dapat dimanfaatkan ilmunya di masyarakat .
Kata Kunci: Model triple helix, program inovasi sosial universitas, kampus merdeka mutu pendidikan tinggi, penjaminan mutu pendidikan tinggi, pembangunan karakter, dan pembangunan manusia.
Pendahuluan
Sistem Pendidikan Nasional yaitu mewujudkan sistem pendidikan sebagai lembaga yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia menjadi manusia yang berkualitas, sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman dengan tetap memperhatikan peluang memperoleh pendidikan tinggi. Pemerintah bertanggung jawab menyelenggarakan Pendidikan tinggi. Pendidikan tinggi menurut Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.
Pendidikan pada dasarnya berfungsi untuk meningkatkan kecerdasan intelektual masyarakat agar dapat menghidupi dirinya sendiri, mengembangkan keterampilan sehingga dapat hidup bersama dengan baik, serta membangun karakter sehingga ikut serta memuliakan dan membangun peradaban maju (Alawiyah 2012). Misi pendidikan tinggi di Indonesia diaplikasikan melalui tugas dan fungsi pendidikan tinggi dengan Tridharma pendidikan tinggi, yakni sebagai sarana pendidikan melalui pengajaran, penelitian, serta pengabdian pada masyarakat. Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan sebagai tempat mendidik sumber daya manusia yang berkemampuan tinggi; penggerak pembangunan; melahirkan para ilmuan; para analis; para inventor ; para pemimpin ; para pakar dan pelaku pembangunan.
Surakhmad (2009) mengungkapkan pendidikan tinggi merupakan wadah pencetak sumber daya manusia. Indonesia merupakan negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah serta potensi yang besar, namun hal tersebut tidak di dukung dengan manusia yang mampu mengembangkan seluruh potensi yang ada di Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara-negara lain di dunia
(Alawiyah 2012). Ketidaksiapan Indonesia terkait hal tersebut harus diperhatikan dalam pembangunan manusia Indonesia ke depan. Bagaimana menciptakan kualitas manusia Indonesia yang mampu menjawab semua permasalahan serta mampu bersaing merupakan persoalan dalam pembangunan.
sosial dan lingkungan. Makalah ini merupakan pengalaman dari penelitian yang akan merekomendasikan model triple helix untuk program inovasi sosial perguruan tinggi dalam rangka kampus MBKM untuk memberdayakan dosen, mahasiswa dan komunitas agar terlibat dalam program desa binaan sebagai aplikasi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
Kajian ini dilakukan dalam rangka MBKM dengan melakukan kolaborasi kepada Desa dimana banyak komunitasnya yang tidak memiliki lapangan pekerjaan, para ibu rumah tangga tidak ada kemahiran, dan anak-anak mereka setelah tamat sekolah tingkat menengah, pergi meninggalkan desa, merantau ke Riau, Jambi, Kalimantan, Medan dan sebagainya. Makalah ini memberikan proses pembelajaran penelitian ilmiah seperti memotret masalah sosial ekonomi masyarakat desa (metode survei), memotret keperluan mereka (need analysis assessment), menghitung potensi residu setiap rumah tangga desa (survei), melakukan treatment inovasi pemanfaatan residu dengan transfer knowledge (action research) serta melakukan analisis pengguna terhadap inovasi produk yang mereka terima dan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak terkait menjalin kerjasama kemitraan dengan perjanjian kesefahaman (MOU/MOA).















Wonderful. Very interesting.