Masdar Tambusai Terpilih Kembali Sebagai Ketua GEMMA Masjid Sumatera Utara

Laskarmedia.com Parapat – Musyawarah Wilayah Generasi Muda Masjid (Musywil GEMMA Masjid) Sumatera Utara yang berlangsung di Kota Wisata Parapat Sabtu (25/5/2024) kembali meminta sekaligus memilih kembali Masdar Tambusai sebagai Ketua GEMMA Masjid Sumatera Utara untuk periode 2024-2029 secara aklamasi.

Musywil yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan demokratis berjalan mulus, mengingat kiprah kepengurusannya berjalan baik.

“Alhamdulillah terimakasih atas amanah yang diberikan, Insya Allah kedepannya kita terus besarkan organisasi ini, mengedepankan dakwah berdimensi ukhuwah Islamiyyah dan ukhuwah wathaniyah dan bersinergi dengan pemerintah, TNI dan Polri dalam rangka tercapainya tujuan dakwah itu”, ucap Masdar Tambusai saat menerima amanat kembali sebagai Ketua periode 2024-2029.

Disisi lain Prof Dr H. Ansari Yamamah, MA dalam sambutannya sekaligus membuka Musyawarah Wilayah Generasi Muda Masjid Sumatera Utara, berpesan agar semangat dakwah di kuatkan pada nilai lahirnya sebuah peradaban ditengah masyarakat kita yang pluralis.

“Metode dakwah kedepannya di kembangkan dakwah yang lebih santun dan mengayomi semua golongan tanpa harus menimbulkan perpecahan, semangat moderasi beragama harus menjadi role model peradaban bagi dunia”, ujar Prof Ansari dalam sambutannya.

Founder Islam Transitif ini menegaskan bahwa dakwah yang disampaikan dalam kajian sempit akan menimbulkan gesekan ditengah masyarakat, apalagi saling menghujat, saling berdebat pada tataran benar dan salah yang pada akhirnya hanya menimbulkan perpecahan.

“Dalam penyampaian dakwah jangan ada lagi menimbulkan perdebatan yang akhirnya timbul perpecahan, prinsip lakum diennukum waliyadin inilah benteng saling menjaga dalam konteks aqiqah, namun dalam aspek sosial silaturahmi kebangsaan itu perlu di perkuat”, ujar Guru Besar Sosiologi Hukum Islam UIN SU ini.

Lebih jauh diingatkan Prof Ansari, bahwa gerakan dakwah kedepan harus berorientasi pada perubahan peradaban dengan tidak meninggalkan karekteristik keislaman.

“GEMMA Masjid harus mampu menghadirkan dakwah yang bersifat internal dan eksternal dan menjadikan Al-Qur’an petunjuk bagi kehidupan ditengah masyarakat, umat dan bangsa kita,”ujar Datuk Pandya Wangsa tegas.

Pada bagian lain dikatakan Prof Ansari, Masjid simbol peradaban dan menjadi tempat bangkitnya semangat sosial, yang terimplementasi lewat kegiatan yang lebih produktif lagi.

“Penguatan life skill bagi generasi muda sebagai upaya meneken angka kejahatan dan lewat mimbar Masjid inilah diharapkan tumbuh dan lahirnya kesadaran, meningkatnya semangat spiritualitas dan akhirnya mereka (generasi muda) terhindar dari penyalahgunaan narkoba, judi dan penyakit sosial lainnya”, ujar Prof Ansari.

Musywil GEMMA Masjid Sumatera Utara turut dihadiri penasehat GEMMA Kota Medan yang juga anggota DPRD Medan Jaya Saputra, Hermansyah Tanjung bendahara GEMMA Sumut dan Hariman Siregar Ketua panitia. (LM- 025)