oleh

LSM Jangkar Telusuri Oknum di Dinas Pendidikan Takalar Diduga Terkait Alur Pungli Sertifikat Guru

-Daerah-374 Dilihat

LASKARMEDIA.COM, TAKALAR– LSM Jaringan Penggiat Anti Korupsi dan Kriminal (JANGKAR) hingga saat ini terus melakukan investigasi terkait dugaan pungutan liar (pungli) terkait tunjangan sertifikasi guru yang sudah terjadi selama bertahun-tahun yang mencoreng dunia pendidikan.

“Kami menerima aduan dari masyarakat tentang praktik pungutan liar (pungli). Setelah dilakukan investigasi di lapangan, kami menemukan adanya indikasi proses pungutan liar (pungli) guru penerima sertifikasi terkesan terstruktur, sistematis dan masif. Olehnya itu, kami terus berupaya melakukan investigasi dilapangan hingga naik ke tahap pelaporan,” katanya.

Praktik ini memang telah lama terjadi dan tidak tersentuh hukum. Padahal menurutnya, nilainya lumayan besar. “Berapa ribu jumlah guru yang menerima sertifikasi. Dan kalau dijumlah, nilainya sangat fantastis,” kata Sahabuddin Alle.

“Bukan masalah nilai uangnya, tapi tindakan itu yang kami sesalkan. Saat ini, pungli itu terus berjalan, namun pihak Dinas Pendidikan Takalar belum mengambil langkah pencegahan malah terkesan melakukan pembiaran karena diduga kuat ada oknum dari pihak dinas yang menikmati hasil pungli tersebut,” Punkasnya.

Ketua LSM Jaringan Penggiat Anti Korupsi dan Kriminal (JANGKAR) Provinsi Sulawesi Selatan, Sahabuddin Alle mengaku akan terus melakukan upaya dalam mengungkap praktik pungli sertifikasi ini demi memperjuangkan hak para guru hingga tidak ada lagi guru merasa terzalimi. ” harapnya.

Karena menurutnya, tidak hanya soal besaran dugaan pungli yang berbau korupsi, tindakan ini juga mencemari dunia pendidikan. “Para pendidik diwajibkan mengajarkan perilaku yang baik bagi siswa. Sementara, mereka dipaksa melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Ini wajib ditindaklanjuti agar tidak ada lagi kejadian seperti ini,. Tegas Sahabuddin Alle. (LM-095)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.