Konsolidasi Partai Golkar Nagekeo, Kris Du’a : Saya Siap Maju Bupati Kalau Dipercayakan Rakyat Dan Golkar

Berita872 Dilihat

LaskarMedia.comMbay_Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 2 Partai Golkar Nagekeo Kristianus Du’a Wea siap menyerahkan dirinya untuk dicalonkan menjadi Calon Bupati Nagekeo pada pilkada Nagekeo 2024 mendatang. Salah satu pimpinan DPRD Nagekeo itu mengatakan, dirinya akan siap dan tunduk pada perintah rakyat dan rekomendasi partai.

“Kalau dipercayakan rakyat serta direkomendasikan oleh Partai Golkar, mau tidak mau saya harus siap, tidak ada pilihan lain”.Demikian disampaikan Kristianus ketika diwawancarai saat konsolidasi Kabupaten Partai Golkar di Boawae Sabtu 02 April 2022.

Lebih lanjut kata Kristianus, Partai Golkar Kabupaten Nagekeo  bertekad  memenangkan pemilu legislatif di 2024 sebagai tolok ukur untuk mengusung satu kader terbaik di kancah pilkada Nagekeo mendatang.

“Yang jelas harus melalui proses pileg nanti. Dengan demikian, Partai Golkar bertekad untuk mendulang suara di pileg nanti minimal fraksi penuh atau sekurang kurangnya 5 kursi di lembaga legislatif”.ungkapnya.

Untuk Calon Gubernur dan Calon Presiden di pemilu 2024 nanti, menurut Kris Du’a, Partai Golkar sudah memiliki kader terbaiknya yakni Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden RI dan Ketua DPD 1 NTT Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur.

“Apa yang saya sampaikan sudah sesuai dengan amanat Partai Golkar secara nasional. Partai Golkar merupakan partai yang usianya sudah cukup tua di negeri ini. Maka tidak mustahil apabila Partai Golkar memiliki sederetan kader terbaik dan mumpuni untuk memimpin bangsa ini, baik level nasional maupun daerah. Untuk itu, Partai Golkar di pemilu mendatang akan mengusung Bapak Airlangga Hartarto menjadi Capres dan Bapak Melki Laka Lena sebagai Cagub NTT”.papar Kristianus.

Sehubungan dengan itu, Ketua DPD 1 Partai Golkar NTT yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena juga menyampaikan bahwa sebagai kader partai harus terima dan siap untuk dicalonkan menjadi pemimpin, baik di tingkat nasional maupun tingkat daerah.

“Ya, kalau ditunjuk partai harus siap, tidak boleh tolak apalagi perintah partai. Sebagai kader partai harus siap. Karena ini bukan kepentingan partai saja, tapi menyangkut kepentingan masyarakat, daerah bangsa dan negara”.tegas Melki usai kegiatan konsolidasi Partai Golkar Sabtu 02 April 2022 di Nagekeo. (LM/132)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *