Ketua MUI NTT Berharap Nagekeo Menjadi Pilot Project Toleransi Di NTT

Berita408 Dilihat

Laskarmedia.ComMbay– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Timur H.Muhamad S Wongso mengharapkan Nagekeo menjadi pilot project toleransi di NTT kedepannya. Harapan ini disampaikannya saat diwawancarai media ini pada Musda MUI III Kabupaten Nagekeo Minggu 22 Mei 2022 di Mbay.

“Yang jelas saya punya dasar dari pengalaman pribadi di Nagekeo ini ketika menghadiri acara pernikahan keluarga saya di Aeramo kemarin. Saya temukan hal yang berbeda, mulai dari kepanitian dalam menyukseskan acara nikah tersebut hingga selesai. Dan yang paling menarik dari pengalaman saya kemarin, bahwa ternyata yang memberikan nama gereja di Aeramo itu dari Muslim. Berkaitan dengan pemberian nama mungkin menurut sebagian orang itu hal biasa, namun yang menjadi luar biasa ketika keluarga besar kita di Katholik baik umat maupun ulama gereja mau menerima usulan nama dari kalangan jamaah Muslim. Di sini saya mau katakan bahwa Nagekeo itu luar biasa. Saya harap ini menjadi mode life harmoni, mode toleransi yang menjadi contoh bagi daerah lain, baik NTT maupun keseluruhan Indonesia”.Ungkap Muhamad S Wongso.

Sejalan dengan apa yang disampaikan Bupati Nagekeo, Muhamad S Wongso juga menekankan kepada seluruh umat untuk tetap menjaga keharmonisan antar umat beragama, suku dan ras di Nagekeo dan NTT.
Terlebih dalam memasuki pesta demokrasi yang cenderung menggunakan kemasan politik identitas, baik lokal maupun secara nasional.

“Kita sama sama berharap bahwa Nagekeo tetap seperti saat ini, tetap menjujung tinggi kebersamaan dengan tetap menjalin silaturahmi antar sesama umat beragama. Sehingga melalui kekuatan silaturahmi, dapat mencegah segala bentuk profokasi pihak lain untuk memecah belah keharmonisan dan persatuan umat dan masyarakat”.papar Muhamad S Wongso putra kelahiran Boleng Flores Timur.

Di sela – sela kegiatan Musda MUI, Ketua MUI NTT menyempatkan diri bersilaturahmi ke kediaman Ketua MUI Nagekeo H Yunus Mane Tima.

Dalam kesempatan tersebut, H Yunus Mane Tima menyampaikan pesan kepada segenap pengurus MUI Nagekeo yang baru nanti dalam mengemban tugas dalam wadah Majelis UIama Indonesia khususnya di Kabupaten Nagekeo

“Pada intinya tetap membangun kebersamaan baik internal maupun eksternal serta menjaga kemitraan dengan pemerintah.
Kepada segenap pengurus MUI yang baru nanti, bila ada hal yang baik peninggalan masa kemarin dipertahankan dan yang kurang sempurna diperbaiki”.Demikian pesan H. Yunus Mane Tima Minggu siang 22 Mei 2022 di kediamannya.

H Yunus Mane Tima juga menyampaikan perihal masa kepemimpinan mejadi Ketua MUI selama 10 tahun dengan tetap menjaga dan menjalin hubungan baik antar tokoh lintas agama, pemerintah dan umat.

“Alhamdulillah selama ini tidak terjadi gesekan antar pemeluk agama di Nagekeo. Bahwa ada satu dua hal yang saling berselisih, semua bisa diselesaikan secara bersama melalui FKUB juga sebagai wadah kerukunan umat beragama.Tutup H Yunus Mane Tima. (LM/132)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *