Kabaharkam Komjen Pol Fadil Imran : Tak Ada Polisi yang Pasang Baliho Capres

Laskarmedia.com Jakarta – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam), Komjen Mohammad Fadil Imran, menjawab adanya pertanyaan soal adanya dugaan anggota kepolisian yang memasang baliho pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tertentu di sejumlah wilayah. Dia menegaskan, sampai hari ini tidak ada fakta dari isu tersebut.

“Sampai dengan hari ini tidak ada fakta yang ditemukan bahwa ada pemasangan baliho oleh polisi,” ujar Fadil dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Rabu (15/11/2023).

Menurutnya, masyarakat harus bisa membedakan fakta, asumsi, dan rumor, khususnya yang ada di media sosial. Sebab jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024, informasi tak jelas kebenarannya semacam ini akan banyak beredar.

“Terkait dengan kepemiluan itu sudah ada ruangnya, ada Bawaslu, ada Gakkumdu, ada DKPP, dan KPU sendiri. Apabila itu pelanggaran administrasi. Di kepolisian sendiri, ada Propam, Irwasum, Gakkumdu sendiri, dan Satgas Penegakan Hukum,” ujar Fadil.

Polri telah menegaskan netralitasnya pada pemilihan umum (Pemilu) 2024. Fadil menjelaskan, netralitas dan larangan berpolitik praktis sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Netralitas personel Polri tertuang dalam Pasal 28 Ayat 1 UU Polri, yang mengatur Polri bersikap netral dalam kehidupan politik tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Selanjutnya dalam Ayat 2 diatur, anggota Polri tidak menggunakan hak memilih dan dipilih.

“Kapolri sudah menyampaikan komitmennya untuk bertindak sesuai SOP dan bila ada anggota yang melanggar SOP pasti akan ada sanksi. Apakah kode etik, sanksi disiplin, sampai dengan sanksi pidana,” ujar Fadil. (LM- 025)