Himpunan Do’a Kebaikan dari Al – Qur’an (Bagian II – Habis)

Laskarmedia.com Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil.*
Al-Quran sebagai penjelasan terhadap kenyataan yang ada juga yang sebaiknya diusahakan (kebenaran). Maka terdapat pilihan seperti jalan kebaikan untuk ditempuh atau dilakukan (diamalkan) dan jalan keburukan atau kejahatan dan permusuhan untuk ditinggal, dihindari dan dijauhi sejauh mungkin.

Selain usaha terhadap kenyataan yang dihadapi dan kebaikan yang hendak diraih, bersama dengannya do’a. Bahkan dengan do’a dikatakan dapat merubah takdir Allah. Selain itu juga, do’a merupakan bukti kerendahan hati dan diri seorang hamba terhadap Allah. Melalui do’a, seseorang dapat menyampaikan kehendaknya untuk meraih atau dijauhkan dari sesuatu yaitu berupa keburukan.

Artikel ini merupakan lanjutan dari sebelumnya dengan judul yang sama, berharap dapat menghimpun do’a dari al-Qur’an. Selain tentu merupakan Kalam ilahi yaitu diajarkan langsung oleh Allah melalui perkataanNya berupa ayat, Allah sendiri menyebut al-Qur’an adalah obat dan Rahmat khususnya bagi orang-orang beriman. Berikut penulis lanjutkan lafal dan arti do’a yang bersumber dari ayat-ayat al-Qur’an sekaligus sebagai penutup ulasan tentang topik tersebut secara keseluruhan.

Do’a Dihindarkan dari Rasa Dengki Sesama Orang Beriman: “Robbanaghfirlanaa wa li ikhwaaninaal-ladziina sabaquunaa bil-iimani wa laa taj’al fii quluubinaa ghillan lilladiina aamanuu robbanaa innaka antal ‘aziizul hakim!” Artinya: “ya Tuhan kami ampunilah kami dan saudara-saudara yang telah lebih dulu beriman dari kami dan jangan Engkau jadikan di dalam hati kami rasa dengki sesama orang beriman, Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Perkasa Maha Adil!”.

Agar dihindarkan dari sasaran fitnah orang-orang kafir: “”Robbanaa laa taj’alnaa fitnatan lil-ladziina kafaruu waghfirlanaa robbanaa innaka antal ‘aziizul hakim!” Artinya: “ya Tuhan kami jangan Engkau jadikan kami sasaran fitnah orang-orang kafir dan ampunilah kami, Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Perkasa Maha Adil!”.

Dihindarkan dari menjadi sasaran fitnah orang zalim dan dimenangkan atas kafir: “Robbanaa laa taj’alnaa fitnatan lil-qumizh-zhoolimiina wa najjinaa minal-qoumil-kaafiriin!” Artinya: ” “ya Tuhan kami jangan Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi orang-orang zalim dan menangkanlah dari kaum kafir!”.

Memohon kesabaran dan diteguhkan serta pertolongan terhadap orang-orang kafir: “Robbanaa afrigh ‘alainaa shobron wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa ‘alal-qoumil-kaafiriin!” Artinya: “ya Tuhan kami, limpahkan kesabaran kepada kami dan teguhkanlah kaki kami dan tolonglah kami dari orang-orang kafir!”.

Memohon kesabaran dan diwafatkan beserta orang-orang baik: “Robbanaa afrigh ‘alainaa shobron wa tawaffanaa ma’al abroor!” Artinya: “ya Tuhan kami, limpahkan kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami bersama dengan orang-orang baik!”.

Memohon kesabaran dan mati sebagai muslim: “Robbanaa afrigh ‘alaina shobron wa tawaffanaa muslimin!” Artinya: ya Tuhan kami, limpahkankanlah kepada kami kesabaran dan wafatkanlah kami dalam keadaan berislam (sebagai muslim)!”
Memohon dapat mensyukuri nikmat: “Robbi auzi’ny an asykuro ni’matakal-lati an’amta ‘alayya wa ‘ala walidayya wa an ‘a’mala shoolihan tardloohu wa adkhilny birohmatika fii ibaadikaah-shoolihiin!” Artinya: “ya Tuhanku, kerunikanlah kepadaku kemampuan untuk mensyukuri ni’matMu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku agar dapat beramal salih yang Engkau ridloi dan masukkanlah aku dengan rahmatMu menjadi di antara hamba-hambaMu yang saleh!”.

Agar dikaruniai pasangan dan keturunan yang enak dipandang menjadi pemimpin orang-orang beriman: “Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrotu akyunin waj’alnaa lil-muttaqiina imaaman!” Artinya: “ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan-pasangan kami dan keturunan-keturunan kami sedap dipandang mata dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang beriman!”
Agar diberikan hikmah, dihimpun bersama orang-orang salih dan menjadi penghuni surga: “Robbi hably hukuman wa alhiqny bish-shoolihiina waj’alny min warotsati jannati na’iim!” Artinya: “ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku hikmah dan himpunkanlah aku bersama orang-orang salih dan jadikanlah aku termasuk dari pewaris surga yang penuh kenikmatan!”
Agar tidak sendiri dan berserah kepada Allah: “Robbi laa tadzarny fardan wa anta khoirul-waritsiin!” Artinya: “ya Tuhanku, jangan Engkau biarkan hamba dalam kesendirian dan Engkaulah sebaik-baik pewaris!”.

Agar dimenangkan atas orang-orang kafir: “Robbighfir warham wa anta khoirur-roohimiin!” Artinya: “ya Tuhanku, ampunilah hamba dan sayangilah dan Engkaulah sebaik-baik penyayang!”
Agar tidak tergelincir dari jalan hidayah: “Robbanaa la tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitana wa hablanaa min landunka rohmatan innaka antal-wahhab!” Artinya: ya Tuhan kami, jangan Engkau gelincirkan hati kami setelah Engkau tunjukkan dan anugerahkanlah kepada kami dari sisiMu Rahmat, sesungguhnya Engkau Maha Dermawan!”.

Agar Diampuni dari sikap melampaui batas dan ditolong dari orang-orang kafir: “Robbanaghfirlanaa dzunuubanaa wa isroofanaa fii amronaa wa tsabbit aqdaamaa wanshurnaa ‘alal-qoumil-kaafiriin!” Artinya: “ya Tuhan kami ampunilah dosa-dosa kami dan sikap melampaui batas kami dalam urusan kami dan teguhkanlah kaki kami dan tolonglah kami dari orang-orang kafir!”
Memohon ampun atas kezaliman diri: “laa ilaaha illaa anta subhanallah inni Kuntu minazh-zhoolimiin!” Artinya: tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim!”.

Agar mengikuti Rasul: “Rabbanaa aamanna bi maa anzalta wat-taba’naar-rosuula faktubnaa ma’asy-syaahidiin!” Artinya: “ya Tuhan kami, kami beriman dengan apa yang Engkau turunkan dan kami mengikuti rasul dan tetapkanlah kami bersama orang-orang yang mempersaksikan!”
Agar ditolong dari pembuat kerusakan (sihir): “Robbinshurny ‘alal-qoumil-mufsidiin!” Artinya: “ya Tuhanku, tolong aku dari orang-orang yang membuat kerusakan!”.

Agar dimenangkan dari orang-orang zalim: “Robbi najjiny minal-qoumizh-zhoolimiin!” Artinya: “ya Tuhanku, menangkanlah aku dari orang-orang zalim!”.

Ungkapan tidak ada yang sia-sia dan memohon ampun: “Robbanaa maa kholaqta haadza baathilan wa qinaa ‘adzaaban-naar!” Artinya: ya Tuhan kami tidak Engkau ciptakan semua ini sia-sia dan jauhkanlah kami dari adzab neraka!”
Agar diwafatkan Muslim!: “tawaffany muslimah wa alhiqny bish-shoolihiina!” Artinya: “wafatkanlah aku (ya Allah) dalam keadaan muslim dan himpunlah aku bersama orang-orang salih!”.

Agar menjadi pendiri solat: “Robbij’alny muqiimash-sholaati wa min dzurriyaty!” Artinya: “ya Tuhanku, jadikanlah aku di antara pendiri shalat juga dari keturunanku!”.

Agar dijauhkan dari menjadi penyembah berhala: “Robbijnubny wa baniyya an-na’budal-ashnaam!” Artinya: “ya Tuhanku, jauhkanlah aku dan keturunanku dari menjadi penyembah berhala!”
Taubat dari kezaliman: “Robbanaa zholamanaa anfusanaa wa in lam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minazh-zhoolimiin!” Artinya: “ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami dan jika tidak Engkau ampuni kami dan Engkau sayangi kami niscaya kami akan termasuk orang-orang yang zalim!”.

Terakhir agar diterima segala amal dan taubat: “Robbanaa taqobnal minnaa innaka antas-samii’ul ‘aliim wa tub ‘alaynaa innaka antat-tawwabur-rohiim!” Artinya: “ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amal kami) sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha Mengetahui dan terimalah tobat kami sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat, Maha Penyayang!”. (LM- 025)