Gubsu Edy Rahmayadi Luncurkan Buku “Sang Jenderal: Ayah untuk Negeri”

Berita, Politik, Sosok389 Dilihat
Gubsu Edy Rahmayadi diabadikan saat peluncuran buku “Sang Jenderal: Ayah untuk Negeri” di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Rabu (24/11/2021).

Laskarmedia.com, Medan–Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi berharap buku biografinya “Sang Jenderal: Ayah untuk Negeri” bermanfaat bagi masyarakat Sumut. Hal itu disampaikannya saat peluncuran buku tersebut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Rabu (24/11/2021).

“Mudah mudahan menjadikan pembelajaran, ada manfaatnya, rakyat Sumut membaca inilah kondisi saya mulai kecil,” ujarnya.

Ditanya mengenai latar belakang peluncuran buku ini, Gubsu menegaskan tidak ada kaitan dengan pemilihan presiden. Dia mengatakan, pemilihan kata Negeri untuk judul buku merujuk pada kampung halaman, yakni Sumut, bukan negara.

“Dikira pula nanti saya ikut di arena 2024 (Pilpres). Saya sudah pastikan itu tidak, tak usah didoakan karena saya bilang tidak,” katanya.

Gubernur lalu menceritakan kondisi masa kecilnya yang tergolong kurang mampu. Dia mengenang ayahnya yang seorang sersan di Angkatan Udara dan ibunya seorang penjual kue. “Jadi begitu susahnya hidup kami dulu,” kenangnya.

Gubernur pun menceritakan betapa dia sangat menyayangi Sumut. Setiap pagi senantiasa dia mendoakan Sumut agar selalu baik-baik saja.

“Demi Tuhan, setiap pagi saya selalu sujud setelah salat subuh. Yang saya doakan salah satunya jagalah aku ya Allah, dan seluruh keluargaku, dan seluruh rakyat Sumut. Karena saya Gubernur Sumut, saya bertanggung jawab dunia dan akhirat,” ucapnya.

Pj Sekdaprov Sumut, Afifi Lubis, mengharapkan buku tersebut dapat memberikan motivasi kepada generasi muda. Sebab, menurutnya, buku ini menggambarkan nilai patriotik, tanggung jawab, kepekaan, dan kerja keras dari Edy Rahmayadi hingga menjadi seperti sekarang.

“Doa kita bersama, semoga buku ini dapat menjadi sumbangan memperbanyak jumlah buku berkualitas sehinggga mendorong minat baca di tengah masyarakat. Penulisan buku ini kiranya jadi inspirasi bagi tokoh untuk ikut menuturkan perjalanan hidup lewat buku,” kata Afifi.

Sebagai informasi, buku yang diluncurkan tersebut berbentuk novel biografi. Penulis buku ini, Ihsan Satrya Azhar, mengatakan, dipilihnya bentuk novel agar dapat menjadi bacaan santai dan diminati banyak orang. Meski novel, tim penulis melakukan banyak riset dan wawancara.

“Semoga bacaan ini bermanfaat dan memecah kebuntuan literasi. Meski dalam bentuk novel, kami menjaga akurasi, makanya kami melakukan riset, baik wawancara maupun datang ke lokasi untuk melihat setting-nya,” kata Ihsan.

Dodi Hargo teman Edy Rahmayadi di TNI Angkatan Darat mengatakan, Edy memang memiliki sifat yang berani dan setia. Sifat itu sudah tecermin sejak taruna hingga kini. Dikatakannya, bagi Edy, jabatan bukanlah segalanya. “Tapi jabatan adalah amanah yang dipertanggungjawabkan kepada Allah,” kata Dodi. (LM-009)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *