Foto Penggerebekan Selebgram TE Pakai Lingerie Hitam beredar di Medsos , Ada Tahi Lalat di Punggungnya

Berita, Hukrim, Ragam711 Dilihat
Polisi menggerebek selebgram TE yang terlibat prostitusi di sebuah hotel di Kota Semarang.

Laskarmedia.com, Medan–Warganet dibikin semakin penasaran siapa itu sosok selebgram TE. Tentunya TE adalah inisial selebgram perempuan itu.

Para warganet kebanyakan masih menduga-duga, siapa sosok selebgram TE yang sebenarnya. Keraguan warganet pun sedikit terbuka dengan kemunculan beberapa foto selebgram TE.

Foto-foto itu adalah kolase dari penggerebekan yang dilakukan Polda Jateng terhadap selebgram TE. Penggrebekan itu dilakukan di sebuah hotel di Kota Semarang.

Polisi mendokumentasikan sendiri video penggerebekan selebgram TE. Tampak ada nasi goreng dan kondom bekas pakai berceceran di lantai. Juga terlihat sosok selebgram TE di kamar hotel itu.

Polisi mendapati selebgram TE di kamar hotel dimaksud. Perempuan itu sudah memakai lingerie warna hitam.

Selebgram TE berambut panjang dengan warna ash brown. Kulitnya bersih. Tampak pula ada tahi lalat di punggung selebgram TE. Seprei ranjang pun tampak berantakan.

Polisi wanita (polwan) berhijab sempat berbincang-bincang dengan selebgram TE. Selebgram TE pun tampak merapikan penampilannya dengan menguncir rambut.

Proses penggerebekan itu melibatkan kurang dari 10 petugas kepolisian. Semua polisi berpakaian sipil, termasuk polwan.

Mereka terlihat menunggu di pintu kamar selebgram TE. Satu di antaranya menelepon dan memberikan akses kunci pintu ke polisi.

Beberapa saat kemudian pintu dibuka. Para polisi masuk dan memeriksa sudut ruangan kamar hotel.

Orang yang membawa kamera pun segera merekam sejumlah barang yang ada di kamar sebagai barang bukti. Perekaman gambar dilakukan di ranjang, meja makan, dan beberapa ruangan lain.

Tampak tv kamar selebgram TE masih menyala. Lampu ruangan kamar semula redup menjadi terang ketika polisi masuk kamar.

Terungkap tarif selebgram TE mencapai puluhan juta rupiah. Pelanggannya pun dari kalangan elit.

Tarif selebgram TE dibocorkan oleh si muncikari berinisial JB. Hubungan JB dan selebgram TE adalah rekan kerja.

“Modus yang dilakukan mucikari tersebut mempekerjakan orang dengan menjadi pekerja seks komersial (PSK) dengan tarif cukup fantastis yakni Rp 25 juta,” kata Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo saat konferensi pers, Senin (20/12/2021).

Polda Jateng menangkap muncikari yang mempekerjakan artis selebgram TE sebagai PSK saat melayani di Semarang

Menurut Djuhandani, dari tarif tersebut pelaku mendapat bagian Rp 13 juta dan sisanya untuk korban. Ada dua korban yang dipekerjakan pelaku, artis selebgram berinisial TE dan WBD warga negara Brazil.

“Penangkapan berawal dari Subdit IV mendapat informasi di bandara adanya prostitusi warga negara asing dan artis selebgram. Kemudian dilakukan penyelidikan dan setelah ditelusuri didapati berada di kamar hotel di Kota Semarang,” tuturnya.

Penggerebekan dilakukan di dua kamar yang berbeda. Satu di antara kamar tersebut didapati artis selebgram sedang berhubungan badan dengan seorang laki-laki. “Begitu pula warga Brazil, juga sedang berhubungan badan,” tuturnya.

Kemudian, pihaknya melakukan pencarian terhadap mucikari tersebut dan didapati berada di sekitar hotel.

Hasil pemeriksaan saat itu juga didapati sang muncikari telah menerima transfer tanda jadi pemesanan PSK sebesar Rp 20 juta pada 10 Desember 2021. “Bukti transfer itu kami jadikan barang bukti. Transfer tersebut telah digunakan untuk akomodasi para PSK yang didatangkan dari Jakarta,” jelasnya.

Dia mengatakan, barang bukti yang diamankan lainnya berupa alat kontrasepsi masih tersegel dan yang telah digunakan, ponsel, dan uang tunai sebesar Rp 13 juta.

Para pelaku dikenakan pasal 2 UU Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan pasal 296 KHUP

“Tersangka terancam pidana 3 tahun maksimal 5 tahun dan denda sebesar Rp 120 juta atau Rp 600 juta,” tuturnya. (LM-009)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *