Eks Ketua Ranting FPI Cipete Tersangka Pelecehan Seksual atas Dua Muridnya

Berita, Daerah, Hukrim343 Dilihat

Laskarmedia.com, Medan–Polres Metro Tangerang Kota telah menetapkan Ahmad Saiful (S), seorang pemuka agama, sebagai tersangka kasus pencabulan. Saiful, warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, diduga melecehkan dua murid perempuannya pada April 2021.

Dikutip dari Kompas.com, penetapan status Saiful sebagai tersangka dikonfirmasi Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rachim.

Ahmad Saiful disebut sebagai eks ketua ranting Front Pembela Islam (FPI) Kelurahan Cipete, Pinang, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Statusnya sebagai bekas ketua ranting FPI Kelurahan Cipete disampaikan Ketua RT02/RW03, Kelurahan Cipete, Edy Supriyadi. Saiful salah satu warga RT02/RW03, Kelurahan Cipete.

“Kan dulu dia ketua ranting FPI, ranting di wilayah Cipete,” ucap Edy saat ditemui, Kamis (16/12/2021) seperti dikutip dari Kompas.com.

Edy mengungkapkan, Saiful acap menunjukkan identitasnya sebagai anggota FPI kepada warga setempat. Namun, usai FPI dibubarkan Pemerintah Pusat, pelaku pelecehan seksual itu tak lagi menunjukkan identitasnya sebagai anggota organisasi masyarakat tersebut.

“Tapi dia semenjak (FPI) bermasalah, sudah enggak aktif. Kalau dulu, dia (Saiful) suka tunjukkan. Dia takut juga,” ucapnya.

Edy mengatakan, Saiful bukan warga asli RT02 itu. Dia datang ke permukiman tersebut sekitar lima tahun lalu. Bersama kedua orangtua, istri, dan anak-anaknya, Saiful membeli rumah di wilayah itu.

Dalam kesehariannya, Saiful tergolong pendiam. “Dia enggak mau campur sama masyarakat lain. Dia mau bikin pengajian sendiri dengan arah sendiri. Sering benturan juga. Ke mari, ke masjid, enggak diterima. Ke mushala enggak diterima. Saya bilang, kalau caranya seperti itu, (Saiful) enggak bisa diterima di sini,” ujarnya.

Dia menambahkan, sikap tidak berbaur juga ditunjukkan oleh anggota keluarga Saiful lainnya. “Begitu juga sih. Enggak luweslah, gimana gitu,” sebut Edy.

Lantaran melecehkan dua murid perempuannya, Saiful diduga melanggar Pasal 83 UU RI Nomor 7 Tahun 2016 tentang Penetapan PP Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Saiful ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual pada Selasa (14/12/2021).

Kasus sempat mandek
Mulanya, kasus bermula dari ajakan Saiful kepada kedua murid perempuannya. Korban diajak ke kediaman Saiful dengan iming-iming untuk memberikan ilmu kebatinan.

Menurut salah seorang paman korban, Firmansyah, Saiful itu guru mengaji kedua terduga korban. “Di rumah S (Saiful), keponakan saya dibuka bajunya, enggak jelas alasannya. Di rumah (S) sepi. Waktu itu (korban) enggak coba lawan, kayak dihipnotislah,” paparnya.

Firmansyah melanjutkan, korban bersama seorang temannya juga diajak mandi bersama oleh Saiful di kediamannya. Kejadian itu berlangsung pada hari berbeda dalam bulan sama. Keluarga korban baru mengetahui kejadian tersebut pada Agustus 2021.

Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Metro Tangerang Kota.

*Istri pelaku ancam korban*
Naasnya, istri Saiful justru mengancam korban saat pihak keluarga melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Istri Saiful bahkan hendak melaporkan korban saat keluarganya melaporkan dugaan pelecehan seksual itu

Padahal istri Saiful pun mengetahui seluruh kejadian pelecehan seksual yang dialami kedua korban. Selain itu, istri Saiful dan kedua korban juga saling mengenal.

*Akan dipanggil paksa*
Saat ini kepolisian telah melayangkan surat panggilan terhadap tersangka kasus pencabulan itu. Saiful diwajibkan datang ke Polres Metro Tangerang Kota guna mengikuti proses berita acara pemeriksaan (BAP).

Jika Saiful tidak memenuhi panggilan itu, kepolisian akan melayangkan surat panggilan kedua. Jika pemuka agama itu tak juga datang usai dikirimkan surat panggilan kedua, kepolisian akan langsung menjemput paksa Saiful.

“Kalau enggak datang setelah dikirim surat kedua, ya dijemput paksa,” tegas Abdul. (LM-009)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *