Donor Darah Rutin Di Cotbatee kumpulkan 13 Kantong Darah

Daerah, Kesehatan115 Dilihat

 

Foto : Prosesi kegiatan donor darah di Cotbatee Kecamatan Kuala ( Laskarmedia/Suherman Amin)

Laskarmedia.com, Bireuen – Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Remaja Masjid Al Ikhlas Cotbatee Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen melaksanakan aksi peduli sosial dengan Donor Darah rutinitas 3 atau 4 bukan sekali.

Dalam prosesi kegiatan donor darah yang dilakukan secara rutinitas 3 atau 4 bulan sekali di halaman Masjid Besar Al Ikhlas Kecamatan Kuala Selasa, 13 September 2021 berhasil mengumpulkan 13 kantong darah.

Agenda rutin pelaksanaan donor darah Pemerintah Gampong Cotbatee bersama Remaja Masjid bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen dan Palang Merah Indonesia (PMI) Bireuen itu sukses.

Keuchik Gampong Cot Batee, Azwani AB kepada wartawan media ini Selasa 14 September 2021 menyebut, Donor darah yang dilakukan di desanya itu selain menjadi agenda rutin Pemerintah Gampong, juga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

“Mudah-mudahan, donor darah ini juga dapat mengatasi kebutuhan darah di UTD RSUD dr Fauziah Bireuen, dimana di tengan situasi pandemi Covid-19, kebutuhan darah meningkat,” papar Azwani.

Disebutkan perolehan darah yang terkumpul sebanyak 13 kantong itu di sumbangkan untuk masyarakat yang membutuhkan melalui UTD RSUD dr Fauziah Bireuen.

Sementara Teungku Sakdan Pimpinan Pengajian di Masjid Al Ikhlas menyebutkan, dirinya mengakui apa yang dilakukan para pendonor sangat berharga dan setetes darah mereka Insyaallah mampu menyelamatkan jiwa saudara kita.
Disebutkan, sebemarnya masyarakat Cotbatee Kecamatan Kuala sekitarnya antusias dan banyak yang mau untuk melakukan donor darah, namun tidak bisa mereka lakukan sebab setelah dilakukan pemeriksanaan kesehatan dan terkendala dengan berbagai hal mengenai kesehatan dll.

“ Saya sangat menghargai apa yang mereka lakukan sebab dengan setetes darah mereka, Insyaallah mampu menyelamatkan jiwa saudara kita ,” Pungkas Teungku Sakdan seraya menyebut bahwa kegiatan yang mereka lakukan tetap eksis mematuhi protocol kesehatan kususnya 3 M, memakai masker,menjaga jarak dan mencuci tangan. (LM-067)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *