Di Duga Ada Penekanan Untuk ASN, Pemotongan Infaq 2,5% Setiap Bulan Di Kabupaten Takalar

Berita1196 Dilihat

Laskarmedia.com.Takalar-Sejumlah ASN di Takalar diresahkan dengan adanya pemotongan gaji sebesar 2.5% dari gaji bersih yang diterima. Informasi perihal pemotongan berkedok infak itu telah beredar luas digrup-grup diskusi whatsapp Se-Takalar. Senin,(25/3/2024)

Dalam tulisan whatsapp yang beredar ada semacam perintah khusus kepada setiap bendahara OPD untuk melakukan penyampaian terkait pemotongan gaji 2.5% kepada para pegawai dilingkungan masing-masing

“hasil rapat bendahara gaji di sekretariat daerah hari ini maka disampaikan kpd Bpk/ibu ASN bhw persyaratan pembayaran TPP dan THR adalah memasukkan srt kuasa pemotongan infaq” Bunyi pesan singkat yang tersebar digrup whatsaap disertai foto lembaran surat kuasa pemotongan gaji dari BPD

Sekaitan dengan perihal tersebut, banyak ASN menyayangkan sikap PJ Bupati Takalar yang dianggap memaksakan keinginannya dengan dalih ibadah. Bahkan atas kejadian ini banyak aktifis yang mengecam dan mempertanyakan maksud dan regulasi yang digunakan oleh pemerintah daerah

“Ini pak PJ tidak nakasian ASN di Takalar, gaji hanya naik 8% malah dipotong 2.5% , kira kira apa yang ada dipikirannya” Tulis salah satu ASN

Ada pula yang menulis jika di Takalar ini lucu, syarat masuk surga seakan harus tanda tangan surat kuasa dan ditentukan tarifnya

“Ternyata jalan menuju surga harus lewat surat kuasa dan ditentukan tarifnya” Tulisnya dengan caption emision

Sementara beberapa aktifis menganggap bahwa apa yang dilakukan PJ Bupati, akan berdampak buruk untuk citra dan bahkan seusai menjabat di Takalar, menurutnya ini seakan pungutan liar yang berkedok ibadah, pasalnya jika infak harusnya tidak ditentukan besarannya

“Bisa bermasalah ini kebijakan ke depan kalau diteruskan karena uangnya dalam jumlah yang besar jika dikali dengan seluruh ASN di Takalar. Ini juga bisa dianggap pungli karena mengancam ASN yang tidak mau dipotong akan ditahan THR dan TPPnya” Pungkasnya. (LM 095)