Bireuen,www.Laskarmedia.com – Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) H Jufliwan,SH,MM menyebut calon jemaah haji yang berangkat ke tanah suci tahun ini diberlakukan tes polymerasa chain reaction (PCR)
Pernyataan itu diungkapkan H Jufliwan,SH, MM kepada media ini ketika memantau manasik haji hari ke 5 di Masjid Agung Sulthan Jeumpa ,Selasa 7 Juni 2022.
Menurut H Jufliwan , Keberangkatan calon jemaah haji tahun 2022 M/1443 H ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.
Pasalnya , selain pembatasan kuota jemaah haji di setiap negara juga diberlakukan tes polymerasa chain reaction (PCR), sebelum masuk ke tanah suci.
Disebutkan, sebelum memasuki asrama haji seluruh jemaah calon haji harus dilakukan PCR terlebih dahulu.
Karena pemberlakuan hasil PCR hanya sekitar 72 jam, jadi masih menunggu jadwal kapan calon jemaah haji asal Bireuen mengikuti tes PCR tersebut.
“Saat ini calon jamaah haji asal Bireuen tengah manasik sedangkan jadwal dilakukan tes PCR ,masih menunggu.
H Jufliwan menambahkan , jika nanti saat dilakukan tes PCR ada calon jemaah haji dinyatakan positif, akan ditunda keberangkatannya hingga dinyatakan sembuh dengan hasil PCR negatif dan akan diberangkat kan kloter berikutnya.
Sementara manasik untuk hari ke, 5 Selasa 2022 di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, pemateri pertama H Lahmuddin membahas masalah umrah sementara pemateri kedua Dr H Saifullah yang akrab disapa Abiya Doktor
Salah satu peserta atau jamaah Teungku Faisal dari Desa Pulo Ara menyebutkan merasa bahagia mendapatkan tuntunan ilmu yaitu manasik haji secara mendalam yang dipaparkan pemateri yang memang cukup pengalamannya di bidang haji. (LM 242/067)

















