Bupati Bireuen Buka Pelatihan Pimpinan SD dan Paud


Laskarmedia.com, Bireuen –
Bupati Bireuen. Dr H Muzakkar A Gani SH, MSi membuka secara resmi pelatihan guru atau pimpinan sekolah dasar dan Paud dalam kegiatan Porgram Organisasi Penggerak (POP), yang digagas Lembaga Peningkatan Kapasitas Aparatur negara Indonesia (Lepenkapi), di Aula SKB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireun.

Bupati Bireuen yang didampingi Kadis Pendidikan Bireuen, Muhammad Al Muttaqin SPd MPd kepada media ini melalui stafnya Teuku Muhammad Minggu 17 Oktober 2021 menuturkan bahwa Pendidikan anak usia dini adalah sistem pengajaran yang berfokus pada perkembangan fisik, kognitif, emosional, dan sosial anak.

Institusi PAUD juga harus menetapkan kurikulum yang dapat menggali potensi pada masing-masing anak serta lebih kepada pendidikan karakter, sebab pelajaran PAUD harus diberikan dalam suasana yang menyenangkan, dan dipaksakan membaca, tulis dan menghitung (culistung).

Kata Muzakkar A Gani, dunia anak adalah dunia bermain. Pada anak usia dini, stimulasi dilakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang dan membentuk karakter anak.

“Kadang orang tua menuntut harus bisa ini dan itu. Namun menurut perkembangan belum sampai, tidak dipaksakan. Belum bisa membaca, tapi oleh orang tua dipaksakan harus bisa membaca. Ini tidak sesuai dengan perkembangan atau usianya,” harapnya.

Bupati Bireuen berharap, pelatihan ini bisa menjadi terobosan bagi Pendidikan Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar dalam konteks memperbaiki manajemen tata kelola pembelajaran dengan pola-pola terkini, terbaru, yang diterapkan oleh Kemendiknas yang digagas dengan sistem merdeka belajar (Literasi).

“Dengan termotivasi belajar, siswa lebih aktif dalam proses belajar mengajar, konsep ini pasti ada hubungannya dengan daya saing mutu guru-guru. Guru yang bermutu, akan melahirkan anak didik yang bermutu,” sebut Bupati.

Sebelum Pembina Lepenkapi Dr. Dra. Cut Khairani, M.Si dalam laporannya menyatakan, kegiatan ini diikuti peserta dari Sekolah Dasar dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Pelatihan ini akan dilakukan secara Blended Learning (campuran) daring (online) dan Luring (tatap muka) selama satu bulan daring dilakukan melalui learning Manajemen Sistem (LMS),” sebutnya.

Selanjutnya dilakukan penyerahan secara simbolis tablet sebagai alat pelatihan kepada Pimpinan Sekolah Dasar dan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada guru PAUD sebagai alat pelatihan.

Turut hadir acara tersebut, Bunda PAUD Bireuen, Hj Nurjanah Ali, SE, MM, Rektor Universitas Almuslim Peusangan, Dr, Marwan Hamid, MPd, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Al Muttaqim, S.Pd.,M.Pd. Kabid Pembinaan PAUD Disdikbud, Abdullah SPd.( LM-067)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *