BPP-PKN Tindaklanjuti Hasil Pertemuan Dengan Forkada Untuk Meneruskan Perjuangan Pemekaran Provinsi Kepualauan Nias

Laskarmedia.com, Gunungsitoli — Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN) menyeleggarakan rapat internal yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPP-PKN Mayjend TNI (P), Drs. Christian Zebua, M.M untuk membahas program kerja jangka pendek sebagai tindak lanjut pertemuan dengan Forkada di Nias Barat tanggal 26/5/2023 yang lalu.

Rapat internal BPP-PKN dilaksanakan di kediaman Ketua Umum Jl. Yos Sudarso Kota Gunungsitoli pada hari Senin 29/5/2023 yang dihadiri oleh Adrianus Aroziduhu Gulo, SH, MH , Drs. FG. Martin Zebua, Haogosokhi Hulu, SE, M.M, Bazatulo Zebua, SE., M. Ec. Dev, Drs. Firman Yanus Larosa, M.AP dan beberapa tokoh lainnya.

Dalam pertemuan tersebut BPP-PKN merencanakan beberapa program kerja jangka pendek untuk menghimpun kembali dukungan masyarakat Kepulauan Nias untuk meneruskan perjuangan pemekaran sesuai dengan himbauan dari Para Kepala Daerah yang disampaikan pada pertemuan Forkada di Nias Barat.

Adapun agenda yang akan diselenggarakan yaitu Sarasehan yang akan dilaksanakan di Kota Gunungsitoli pertengan bulan Juni 2023, diharapkan rekomendasi dari sarasehan dimaksud dapat menjadi bahan untuk disampaikan kepada Ketua Dewan Pembina  Otonomi Daerah Bapak Wakil Presiden yang akan difasilitasi oleh Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri RI  berdasarkan pertemuan BPP-PKN pertengan bulan Mei 2023 lalu di Jakarta.

Untuk mendorong Pergerapak perjuangan Pemekaran ini pada Pertemuan Forkada di Nias Barat, Bupati Nias Selatan DR. Hilarius Duha, SH, MH mengatakan agar pendekatan pergerakan menggunakan strategi SMART POWER dengan mendorong kebijakan pola  TOP-DOWN dimana Pemerintah Pusat  harus melihat Nias dari aspek Geopolitik san Geostrategi Nasional, bahwa Nias telah memenuhi syarat sebagai Daerah Pulau Terluar yang berhadapan langsung dengan Saudera Hindia.

Dari sisi Pertahanan Keamana Nasional Kepulauan Nias sebagai Garda terdepan di bagian Barat Indonesia sangat menentukan kedaulatan keutuhan NKRI, karena itu Hilarius Duha mendorong BPP-PKN untuk terus bekerja.

Mantan Wakil Bipati Nias Selatan Sozanolo Ndruru saat diminta tanggapannya mengenai beberapa tokoh menginginkan pergantian Ketua Umum BPP-PKN, Sozanolo menilai bahwa usulan itu terlalu berlebihan sebab yang kita ketahui bahwa sampai hari ini BPP-PKN terus bekerja hanya saja tidak terpublikasikan.

Kita sudah mengetahi bahwa Christian Zebua adalah Putra terbaik kita yang sudah merelakan dirinya, waktu dan materinya selama ini, orangnya tulus mengabdikan diri untuk kepentingan Nias dan masih bersemangat bekerja kenapa harus diganti.

Rencana Sarasehan sangat bagus sekaligus diundang saja seluruh tokoh Nias yang akan maju pada Pemuli 2024 sebagai Calon DPRRI, kita juga ingin mendengar komitmen mereka untuk kepulauan Nias dan jangan curiga kepada bapak Christian Zebua yang kebetulan sebagai Politisi Partai Nasdem.

Saransehan akan menjadi ajang gagasan perjuangan pemekaran provinsi Kepualaun Nias sekaligus memperkenalkan tokoh-tokoh Nias yang akan bertarung menuju Senayan sebagai perpanjangan tangan Masyarakat Nias, selagi tidak ada perwakilan Nias di Senayan selama itu Nias tidak diperhitungkan dalam kancah Politik Nasional yang berpengaruh.

Saya menghimbau kepada Para Politisi untuk menyudahi perdebatan Siapa yang akan menjadi Ketum BPP-PKN, kita malu kepada daerah lain yang mana untuk kepentingan bersama mereka mampu mengalahkan keegoisan sektoral mereka, Bapak Christian Zebua selain sebagai Orang Tua juga sebagai Putra Terbaik yang menguasai masalah Geopolitik dan Geostrategsi Nasional, tutup Sozanolo mengakhiri wawancara dengan Laskarmedia.com (LM-001).