Betonisasi Jalan Didesa Sarakan diduga tidak sesuai Spesifikasi dan RAB

Daerah, Ekonomi, Ragam207 Dilihat


Laskarmedia.com, Tangerang – Banten :
 Pembangunan atau infrastruktur dewasa ini terus di genjot pemerintah dari segala sektor,baik disektor pendidikan,pertanian,maupun betonisasi jalan.

Diantaranya yang sedang gencar pembangunannya adalah betonisasi jalan yang indexnya terus alami peningkatan,dan sarana umum phyiscal ini dibangun demi meningkatkan laju roda perekonomian masyarakat ,dan akselerasi pengguna jalan akan lebih mudah dan nyaman dengan di topang jalan yang bagus dan berkualitas.

Presiden IR. Joko Widodo dalam pidato kenegaraannya menghimbau dan meminta akan peran serta masyarakat untuk memantau dan melaporkan setiap pembangunan jalan yang dibiayai APBD/APBN,jika ditemukan adanya indikasi korupsi atau kecurangan.

Pengerjaan pembangunan betonisasi jalan dengan judul Peningkatan jalan masjid Al ikhlas,sumber dana APBD tahun 2021 dan menelan anggaran sebesar Rp 149.026.000, yang berlokasi di Kp Pisangan Cacere Rt 05 / 01. Desa Sarakan Kecamatan Sepatan pada 18/11/2021,diduga tidak sesuai spesifikasi dan RAB.

Dalam pantauan awak media dilokasi kegiatan, kalau proyek itu dilaksanakan terkesan asal jadi,dan buru buru padahal terpampang dalam papan informasi kerjaan dilaksanakan dalam 45 hari kerja dan diduga kalau Pelaksana/konraktor hanya cari untung besar dalam proyek ini

Nampak jelas terlihat dan sangat mencolok dalam pemakaian bagisting yang sudah bekas , papan bagisting nampak sudah lapuk dan terkesan pemakaiannya dipaksakan, bahkan sebagian ada yang tidak dipasang papan begisting.

Indikasi kecurangan lainnya juga terlihat tanpa proses pengerasan dan pemadatan padahal ini penting dilakukan sebelum proses betonisasi supaya lapisan kontruksi beton tidak labil,

Pelaksana atau kontraktor yang menjadi rekanan Dinas dalam hal ini telah abaikan prosedur tanpa memperhatikan aspek Kualitas beton, terbukti dalam hitungan jam didapati beton sudah retak retak padahal jalan beton tersebut baru saja dilaksankan pengecoran.

Dinas bina marga dalam hal ini sebagai penyelenggara supaya lebih ketat dalam pengawasan dilapangan,dan mengkaji ulang rekanan supaya dalam pengerjaannya kontraktor tetap mengedepankan mutu dan kualitas beton supaya bisa dinikmati dalam jangka panjang, Red (LM-133) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *